Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
22 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
21 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
23 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
4
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
21 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
5
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
6
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
21 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Home  /  Berita  /  Badminton
Liputan Langsung Wartawan GoNews.co dari SEA Games 2017 Malaysia

Luis Minta Kejadian Kartu Merah Hanif Tak Terulang Lagi

Luis Minta Kejadian Kartu Merah Hanif Tak Terulang Lagi
Istimewa.
Rabu, 23 Agustus 2017 11:01 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SELANGOR - Pelatih Timnas U 22 Indonesia, Luis Milla mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menahan imbang Vietnam tanpa gol dalam pertandingan di Stadion Majlis Perbandaran Selayang, Selangor, Selasa (22/8/2017).

Apalagi, Indonesia kehilangan Hanif Sjahbandi setelah mendapat kartu merah di babak kedua.

"Anak-anak sangat fighting sepanjang pertandingan. Kami sempat mengimbangi Vietnam pada babak pertama, tapi setelah Hanif dikartu merah, tidak ada pilihan lain selain bermain bertahan. Kami bangga dengan penampilan mereka selama 90 menit yang tak kenal lelah," kata Luis Milla usai laga.

Pelatih asal Spanyol ini meminta kejadian yang dialami Hanif tak terulang kembali di laga-laga berikutnya. "Kami berharap pemain-pemain muda bisa lebih bisa mengontrol emosi. Kehilangan oemajn saat pertandjngan jelas sangat merugikan tim," tegasnya.

Hasil kacamata ini secara otomatis bakal memperbesar peluang Garuda Muda untuk bisa lolos ke semifinal. Sebab, Evan Dimas dan kawan-kawan tinggal menghadapi Kamboja, lawan yang relatif ringan pada pertandingan pamungkas, Kamis (25/8/2017).

Sebaliknya, Vietnam dan Thailand harus berjuang keras untuk merebut tiket semifinal. Saat ini, Indonesia masih berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan torehan delapan poin hasil dari dua kali menang dan dua kali imbang. Sedangkan Vietnam dan Thailand mengantongi poin sama, 10 dari hasil tiga kali menang dan sekali imbang.

Pada laga pamungkas nanti, seandainya Indonesia berhasil menang atas Kamboja, nilai akhir adalah 11. Sementara jika Vietnam kontra Thailand berakhir imbang, poin akhir juga 11. Maka yang dihitung adalah selisih gol. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:DKI Jakarta, Non Olympic, Voli, Olympic, Badminton
wwwwww