Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
14 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
14 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
5
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
15 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Badminton

Serangga Tomcat Serang Pengungsi Gunung Agung

Serangga Tomcat Serang Pengungsi Gunung Agung
Pengungsi yang terkena serangan tomcat. (foto: Okezone)
Jum'at, 29 September 2017 13:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
DENPASAR - Belasan pengungsi yang tidur di sisi selatan GOR Swecapura, Gelgel, Klungkung, Bali, terserang serangga tomcat.

Serangan serangga tomcat tersebut membuat belasan pengungsi mengalami gatal-gatal, bahkan kulit mereka sampai lebam hingga melepuh.

"Serangan tomcat ini terjadi saat malam hari. Sampai kami tidak bisa tidur," ungkap Gusti Ayu Ratih, pengungsi asal Desa Muncan, Kecamatan Selat Klungkung, Kamis (29/9/2017).

Ia menjelaskan, serangan tomcat mulai terjadi sejak empat hari lalu. Serangan tomcat terparah dialami oleh putra Gusti Ayu Ratih, Gusti Rai Astawa (16).

Siswa SMP tersebut terserang tomcat di bagian wajah. Mata kiri Rai Astawa bahkan tampak lebam dan kulitnya melepuh, karena tersengat serangga kecil berwarna loreng hitam dan oranye tersebut.

"Rasanya perih sekali. Terkadang sakit sekali. Kalau di garuk lukanya tambah parah," keluh Gusti Rai Astawa.

Karena kondisi tersebut, Rai Astawa yang bersekolah di SMPN 3 Semarapura, untuk sementara harus meliburkan diri.

Tidak hanya dialami Rai Astawa, serangga tomcat juga menyerang belasan pengungsi lain yang tidur di sisi selatan GOR Swecapura, Gelgel.

Kadis Kesehatan Klungkung Ni Made Adi Swapatni pun telah turun untuk mendata dan memberikan penanganan medis kepada pengungsi yang tersengat serangga tomcat.

"Kami sudah berikan penanganan medis untuk yang terserang serangga tomcat. Sementara untuk penanganan serangga tersebut, sudah kami koordinasikan dengan Dinas Pertanian," jelas Kadis Kesehatan Klungkung Adi Swapatni. ***

Sumber:tribunnews.com
Kategori:Badminton, PON, Olympic, Voli, Bali
wwwwww