Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
19 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
22 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
5 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  Badminton

Enam Bulan Lagi Pensiun, Dibanding Terjun Politik, Jenderal Gatot Pilih Nyangkul di Sawah

Enam Bulan Lagi Pensiun, Dibanding Terjun Politik, Jenderal Gatot Pilih Nyangkul di Sawah
Istimewa.
Jum'at, 06 Oktober 2017 08:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Jelang masa pensiun yang hanya tinggal enam bulan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disebut-sebut tengah mempersiapkan diri untuk maju ke perhelatan Pilpres 2019.

Kendati demikian, ia menegaskan tak akan terjun ke dunia politik. Dia lebih memilih untuk menjadi petani selepas pensiun nanti.

"Pokoknya pengabdian. Apa saja, nyangkul di sawah juga termasuk pengabdian," kata Gatot saat perayaan HUT TNI ke-72 di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017).

Menurut Gatot, dia ingin menghabiskan waktu dengan liburan bersama keluarga. Pasalnya, selama 35 tahun bertugas, dia jarang mengambil cuti dan berkumpul bersama keluarga.

"Tugas operasi enam kali, saya hanya cuti sekali. Tentunya sebagai manusia biasa saya juga ingin berkumpul dengan keluarga, dengan anak, istri dan cucu saya," tutur pria yang mengenakan seragam dinas kemiliteran ini.

"Tetapi sebagai prajurit tentu tidak pernah putus pengabdian saya, sekecil apapun saya akan selalu bersedia apabila negara memanggil. Saya harus siap," tambahnya.

Saat ditanya disinggung kembali apakah dirinya akan masuk ke Parpol, Gatot belum memastikannya.

"Saya tidak punya pengalaman politik. Hanya politik negara yang saya tahu, tapi itu semua masih saya pikir-pikir," pungkas jenderal bintang empat ini.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pihak menuding Panglima TNI saat ini tengah bermanuver. Hal tersebut disinyalir dari ucapannya soal penyelundupan 5 ribu senjata dan nobar film G30S/PKI.***

Sumber:Berbagai Sumber
Kategori:Badminton, PON, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww