Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
23 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
19 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
23 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
20 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
6 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  Badminton

Rebutan Menko Perekonomian, Hayo... Rini atau Sri Mulyani yang Cakap?

Rebutan Menko Perekonomian, Hayo... Rini atau Sri Mulyani yang Cakap?
Istimewa.
Jum'at, 06 Oktober 2017 08:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Di tengah lesunya perekonomian di tanah air, beredar isu Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Keuangan Sri Mulyani sedang memperebutkan kursi Menko Perekonomian yang dipimpin Darmin Nasution.

Pengamat Politik dari Voxpol Center Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, memang perlu ada orang yang benar-benar piawai alias cakap dalam menangani persoalan perekonomian Indonesia saat ini.

Menurutnya, Presiden Jokowi sudah seharusnya melakukan evaluasi terhadap para pembantunya yang membidangi perekonomian. Sebab, penurunan daya beli masyarakat saat ini harus segera diatasi.

"Di tengah problem ekonomi dan menurunya daya beli masyarakat, memang sudah harus ada menteri yang piawai di situ," kata Pangi, ketika dihubungi, Jakarta, Kamis (5/10).

Lalu siapa yang layak menggantikan posisi Darmin Nasutian sebagai Kemenko Perekonomian, Sri Mulyani atau Rini Soemarno? Menurut Pangi, posisi Kemenko Perekonomian harus diisi oleh orang yang benar-benar ahli dan dapat menyelesaikan persoalan ekonomi saat ini dengan cepat.

"Menteri bidang ekonomi memang sedang mengalami problem. Kalau ada yang lebih baik untuk segera mengatasi problem perekonomian saat ini," tegasnya.

Namun, lanjut Pangi, kalau pun ada pergantian Menko Perekonomian, sebaiknya kebijakan yang sudah berjalan dapat diteruskan. Sehingga, tidak mengganggu roda perekonomian yang telah berjalan.

"Kalau pun ganti menteri, kebijakan itu tidak diotak-atik lagi. Kalau ganti menteri, ganti kebijakan, ganti pondasi lagi, nanti justru memperlama lagi," katanya.

Sebelumnya, isu reshuffle kabinet atau perombakan menteri pemerintahan Presiden Jokowi kembali mencuat. Informasi yang beredar sejumlah menteri akan diganti dan dirotasi dari posisinya.

Berdasarkan informasi yang beredar Menpan RB Asman Abnur akan dicopot dan diganti oleh Djarot Saiful Hidayat yang saat ini masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Selain pencopotan Asman Abnur dari Menpan RB, juga beredar informasi perebutan kursi Menko Perekonomian Darmin Nasution. Kabarnya, Menko Perekonomian diincar oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.***

Sumber:jurnas.com
Kategori:Badminton, Olympic, Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww