Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
14 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
14 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
16 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
16 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
16 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Ekonomi

BI Lhokseumawe Edukasi Kebanksentralan kepada Guru

BI Lhokseumawe Edukasi Kebanksentralan kepada Guru
Guru dari Aceh Utara dan Lhokseumawe diberikan edukasi tentang rupiah di Aula BI Lhokseumawe, Kamis (19/10/2017).
Kamis, 19 Oktober 2017 15:02 WIB

LHOKSEUMAWE - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Lhokseumawe, Aceh, memberikan edukasi tentang rupiah kepada para guru yang ada di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe di Aula BI setempat, Kamis (19/10/2017).

Kegiatan bertema "Kenali Bank Indonesia, Pahami Kebijakannya" tersebut, memaparkan masalah tentang peran dan fungsi bank sentral seperti BI dan juga mengenal keaslian uang rupiah serta mengenai Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT).

Kepala KPw BI Lhokseumawe Yufrizal, melalui Kepala Tim BI Lhokseumawe Rikie Fasha mengatakan, tujuan dari kegiatan dimaksud, adalah untuk memberikan pengetahuan kepada guru tentang bank sentral, baik dari segi tugas maupun fungsinya sebagai bank sentral.

Selain itu, dengan adanya kegiatan dimaksud, seperti materi tentang keaslian uang Rupiah. Maka diharapkan, guru dapat menyampaikannya lagi kepada peserta didiknya tentang keaslian rupiah dan juga bentuk-bentuk pengamanan pada uang rupiah.

Sambung Rikie, tidak lupa pula kepada guru diberi pengetahuan sekaligus pemahaman tentang gerakan nasional pembayaran nontunai. Di mana mengenai pembayaran nontunai tersebut, masyarakat terutama tenaga pendidik tahu, tentang keunggulan dan keuntungan terhadap jenis pembaran dimaksud.

"Pengetahuan dan pemahaman seperti ini yang kita berikan kepada peserta, supaya dapat diketahui. Selain dari itu, dengan kegiatan ini dapat menjadi jembatan antara BI dengan masyarakat dan menjadi lebih dekat dengan BI," ungkap kepala Tim BI Lhokseumawe.  

Tambahnya, dengan adanya kegiatan seperti yang dilakukan tersebut, apabila ada kegiatan atau kebijakan BI, masyarakat lebih partisipatif dan mendukungnya. Sehingga berbagai program ataupun kebijakan yang dijalankan oleh BI dapat berjalan dengan sukses.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Ekonomi
wwwwww