Pemerintah Aceh Didesak Perhatikan Korban Konflik
![]() |
| Perdamaian di Aceh (Ilustrasi) |
Minggu, 29 Oktober 2017 09:03 WIB
Penulis: Jamaluddin Idris
Penulis: Jamaluddin Idris
LHOKSUKON - Masyarakat mendesak Pemerintah Aceh segera mendata ulang data korban konflik yang belum mendapat bantuan. Masyarakat menilai sejauh ini realisasi bantuan korban konflik banyak tidak tepat sasaran.
"Masih banyak korban konflik di Aceh, terutama di Aceh Utara yang belum tersentuh bantuan pemerintah. Saya menilai selama ini bantuan yang disalurkan banyak tidak tepat sasaran," kata tokoh masyarakat Kecamatan Tanah Jambo Aye, Abdul Rafar kepada GoAceh, Sabtu (28/10/2017).
Untuk itu, Abdul mendesak pemerintah agar mendata ulang masyarakat yang memang benar-benar tercatat sebagai korban konflik. Hal itu kata dia, perlu dilakukan agar anggaran daerah yang direalisasikan menjadi tepat sasaran.
"Jumlah korban konflik masih ribuan di Aceh Utara. Kenapa belum tersentuh bantuan. Padahal perdamaian RI dengan GAM sudah 12 tahun berjalan," ujarnya lagi.
Hal senada juga disampaikan Teungku Yusuf Abdullah, tokoh masyarakat Kecamatan Langkahan. Ia mendesak pemerintah membuat sebuah wadah terpercaya di Aceh untuk menampung korban konflik.
"Harus dibuat sebuah lembaga atau wadah terpercaya. Lembaga yang menangani hal itu memang ada, tapi sebaiknya ada lembaga lain yang kuat dan benar-benar mempedulikan korban konflik," ucap dia.
Ia juga berharap pemerintah untuk mengawasi setiap realiasi anggaran untuk korban konflik di Aceh dan juga dapat mempertanggungjawabkan anggaran yang sudah direalisasi.
| Editor | : | Kamal Usandi |
| Kategori | : | Ekonomi |













