Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Minta Dunia Fotografi Harus Bertransformasi di Pameran Foto Spirit de Indonesia
2
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
Sepakbola
15 jam yang lalu
Persijap Yakin Segara Bangkit Usai Gagal Kalahkan Garudayaksa FC
3
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
Sepakbola
15 jam yang lalu
Ivan Mamut Pastikan Kemenangan Persija atas Persebaya
4
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
Umum
16 jam yang lalu
MA Anulir Suket SMA Gibran Rakabuming, Publik Soroti Sikap KPU dan Ancaman Pemakzulan
5
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
6
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Arena Tinju Kampung Melayu
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Bakar Helm Driver Ojek Online, Dua Sopir Angkot Ini Diciduk Polisi

Bakar Helm Driver Ojek Online, Dua Sopir Angkot Ini Diciduk Polisi
Kedua tersangka diamankan Polsek Delitua
Rabu, 13 Desember 2017 21:32 WIB
MEDAN - Aksi mogok massal yang dilakukan sopit angkutan kota (angkot) di Medan sekitarnya berlangsung anarkis, Rabu (13/12/2017). Sebab, selain melakukan demo, para sopir angkot juga melakukan sweeping dan pengrusakan.

Terbukti, dua sopir angkot yang mangkal di seputaran Jalan Djamin Ginting tepatnya di Simpang Pos, Medan terpaksa digelandang ke Polrestabes Medan.

Sebab, kedua sopir ini nekat membakar helm driver ojek online di Simpang Pos.

“Karena melakukan aksi anarkis, keduanya langsung kami amankan. Sekarang sudah diserahkan ke Polrestabes Medan,” ujar Kapolsek Delitua, Kompol Arifin Marpaung.

Ia mengatakan, keduanya tidak hanya membakar helm ojek online, para pelaku ini memprovokasi teman-teman sesama sopir angkot untuk melakukan kerusuhan.

“Karena sempat terjadi aksi sweeping, polisi menjaga empat titik kawasan di Kecamatan Medan Tuntungan dan Delitua. Adapun keempat wilayah yang dijaga yakni Simpang Pos, Simpang Kuala, Tuntungan, dan Jalan AH Nasution. Di empat kawasan ini, biasanya aktivitas angkutan tinggi,” sebut Arifin.

Dia menyebutkan, sopir angkot yang diamankan saat ini masih dimintai keterangannya oleh petugas Polrestabes Medan.

“Masih didalami apa motif kedua pelaku melakukan pembakaran helm,” tukasnya.

Editor:Fatih
Sumber:pojoksumut.com
Kategori:Sumatera Utara, Beladiri, Olympic, PON
wwwwww