Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
19 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
2
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
3
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
Metropolitan
9 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca BMKG Jabodetabek, Hujan Berpeluang Turun Mulai Sore hingga Malam Hari Ini
4
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
Sepakbola
18 jam yang lalu
Jelang Jeda Internasional, Persib Bidik Kemenangan Hadapi Java United FC
5
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
19 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
6
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Home  /  Berita  /  PON

Wagub Nova: PKA 2018 Harus Tampil dari Sebelumnya

Wagub Nova: PKA 2018 Harus Tampil dari Sebelumnya
Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah (kiri) Kadisbudpar Reza Pahlevi saat memimpin rapat PKA 7 di Disbudpar, Rabu (20/12/2017).
Kamis, 21 Desember 2017 09:28 WIB

BANDA ACEH – Pekan Kebudayaan Aceh ke-7 tahun 2018 harus menjadi acara yang tidak biasa dan berbeda dari PKA sebelumnya. Oleh karena itu, semua pihak terkait diimbau agar turut ambil bagian untuk mensukseskan kegiatan empat tahunan ini.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Nova Iriansyah saat memimpin rapat persiapan PKA 7 dengan Tim Komite Persiapan PKA 7 dan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Pahlevi, di Ruang Rapat Disbudpar Aceh, Rabu (20/12/2017).

“Sesuai dengan semangat Bapak Gubernur kita yang antimainstream, maka PKA 7 harus dibuat sebaik mungkin dan tidak biasa. Kita akan bersama mempersiapkan ini,” ujar Wagub.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga mengimbau agar tema yang telah dirumuskan oleh Komite Persiapan PKA 7 karena sesuai dengan salah satu program Pemerintahan Irwandi-Nova, yaitu Aceh Meuadab. Oleh karena itu Nova mengimbau agar tema ini dapat segera disosialisasikan agar dapat diterapkan ke semua aspek kehidupan masyarakat Aceh secara menyeluruh.

“Saya sepakat temanya, ‘Revitaliasi Budaya Aceh yang Islami’ tapi harus masuk ke semua aspek. Bagaimana menghadirkan etos kerja yang islami, kebersihan, kedisiplinan, dan lain sebagainya,” imbuh Nova.

Selain itu, sambung Nova, sesuai dengan semangat Pemerintah Aceh untuk menekan angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja, maka setiap acara yang diselenggarakan di Aceh diharapkan mampu memberi efek ekonomi bagi masyarakat.

“Potensi ekonomi dari kegiatan ini harus diperhatikan dengan baik. Oleh karena itu harus ada satu unit kerja yang nantinya bertugas untuk menghitung berbagai kegiatan ekonomi yang terjadi selama PKA 7 berlangsung. Masyarakat sekitar harus mendapatkan manfaat ekonomi dari kegiatan yang akan berlangsung selama 10 hari ini,” tegas Wagub.

Untuk diketahui bersama, PKA 7 akan berbeda dengan penyelenggaraan PKA sebelumnya yang di pusatkan di Taman Sri Ratu Syafiatuddin, Lampriet. Pada perhelalatan tahun depan, upacara pembukaan PKA akan dilakukan di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, dan direncanakan dibuka Presiden RI, Joko Widodo.

Selain Stadion Lhong Raya, pusat kegiatan tetap difokuskan di Taman Sri Ratu Syafiatuddin dan beberapa lokasi lain, yaitu Taman Budaya, Taman Sari, Lapangan Blang Padang, Museum Aceh, Museum Tsunami, Taman Putroe Phang, Gedung Chik Di Tiro, dan AAC Dayan Dawood.

PKA 7 akan berlangsung sejak tanggal 5 hingga 15 Agustus 2018. Berbagai atraksi budaya pun akan mengisi acara tersebut diantaranya, pertujukan seni tari tradisi dan aneka lomba, pemberian anugerah budaya kepada individu, kelompok maupun lembaga yang melestarikan dan budaya Aceh. Selain itu juga akan ada pameran budaya, bisnis kepariwisataan, pasar seni niaga dan suwa Aceh. 

Editor:Kamal Usandi
Kategori:Aceh, PON
wwwwww