Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
12 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
13 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
3
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
KOI
13 jam yang lalu
NOC Indonesia Perkuat Kolaborasi dengan ITTF, IPL Siap Gelar WTT Youth 2027 di Bali
4
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
9 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
11 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  PON

WH Razia Busana di Pajak Ikan Langsa

WH Razia Busana di Pajak Ikan Langsa
Petugas WH Langsa, saat memberi teguran kepada perempuan yang berbusana ketat, Senin (15/1/2018).[ist].
Senin, 15 Januari 2018 16:10 WIB
Penulis: Yudi
LANGSA - Polisi Wilayatul Hisbah (WH) dan Petugas Dinas Syariat Islam Kota Langsa menggelar razia busana terhadap perempuan yang tidak memakai jilbab, berpakaian ketat dan laki-laki yang memakai celana pendek, Senin (15/1/2018). Lokasi razia di jalan menuju pusat pasar pajak ikan Langsa. 

Dalam kegiatan razia tersebut puluhan wanita tak berjilbab, berpakaian ketat terjaring dan juga puluhan laki-laki bercelana pendek juga terjaring. 
 
Kegiatan razia itu berlangsung dari pukul 09.00 WIB sampai pukul 10.00  WIB . 
 
Kepala Dinas Syariat Islam Kota Langsa, Ibrahim Latif, mengatakan, berdasarkan laporan masyarakat, bahwa dikawasan pajak ikan sudah cukup banyak orang perempuan tidak memakai jilbab dan banyak pula laki-laki menggunakan celana pendek. 
 
Atas laporan itu, kata Ibrahim Latif, maka kita tugaskan WH ke sana untuk memantau situasi. Dan, ternyata benar banyak sekali perempuan yang melanggar syariat Islam, begitu juga laki-laki yang memakai celana pendek. 
 
"Semua perempuan yang tidak memakai jilbab kita amankan, begitu juga laki-laki yang memakai celana pendek tetap kita  amankan. Mereka kita berikan nasehat, bimbingan, sekaligus kita peringatkan," ujarnya.
 
Selain itu, mereka juga membuat surat pernyataan di atas kertas bermaterai, yang menyatakan tidak mengulangi lagi perbuatannya yang melanggar syariat islam. Apabila mengulangi lagi perbuatannya mereka bersedia untuk diproses dan dihukum sesuai dengan hukum Qanun syariat Islam.
 
Ibrahim Latif menambahkan, pihaknya akan terus merazia orang-orang yang melanggar syariat, karena kita tetap berkomitmen menegakkan syariat Islam. 
 
"Di manapun dan siapapun yang melanggar syariat Islam tetap kita kejar dan proses sesuai dengan hukum dan Qanun syariat Islam yang berlaku," tandasnya.

Editor:Kamal Usandi
Kategori:PON
wwwwww