Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
12 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
18 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
3
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
11 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
4
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
7 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
7 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
11 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Pemerintah Jangan Pilih Kasih Tertibkan Angkutan di Kota Medan

Pemerintah Jangan Pilih Kasih Tertibkan Angkutan di Kota Medan
ilustrasi
Kamis, 08 Februari 2018 20:45 WIB
Penulis: Sarla
MEDAN - Pemko Medan diminta jangan pilih kasih dalam menertibkan ‎angkutan di Medan. Hal ini menyusul rencana merazia taksi berbasis online oleh petugas gabungan yang melanggar Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 108.

Bila melihat realitas di lapangan, carut marutnya kondisi lalu lintas di Medan juga disebabkan masih minimnya kesadaran ‎sopir angkutan, yang tidak tertutup kemungkinan melanggar aturan berlalu lintas.

"Masa cuma khusus kami (taksi on‎line) yang dirazia, angkutan di Medan ini kan beragam, belum tentu semua taat aturan, jangan pilih kasihlah," kata Fadli,32, salah seorang driver taksi online, Kamis (8/2/2018).

Menanggapi keluhan ini, Sekretaris Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK) Sumatera Utara, Padian Adi S Siregar mengatakan, razia yang akan dilakukan polisi dan Dishub terhadap angkutan umum khususnya angkutan online jangan terkesan hanya berdasarkan tekanan publik dan hanya mengikuti kebijakan pemerintah pusat.

"Idealnya razia harus dilakukan kepada seluruh angkutan umum yang tidak memiliki izin," ujarnya.

Menurutnya, Pemerintah Daerah maupun Pemko Medan dinilai tidak serius mengatur dan mengawasi aktivitas angkutan umum yang kerap melakukan pelanggaran.‎ Ia mengkhawatirkan dengan adanya razia terhadap driver taksi online turut berdampak kepada hak konsumen.

‎"Pemerintah juga tidak boleh mengabaikan hak konsumen akibat penertiban angkutan umum yang dilakukan. Jangan kemudian penumpang akhirnya kesulitan mendapatkan akses angkutan umum dan angkutan umum berbiaya murah," sambungnya.‎

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, Voli, Olympic, PON
wwwwww