Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
8 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
10 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
4 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
6 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
10 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Djarot Sapa Pedagang Pasar Stabat

Djarot Sapa Pedagang Pasar Stabat
Sabtu, 17 Februari 2018 19:42 WIB
Penulis: rel

LANGKAT - Usai menunaikan shalat Zuhur di Masjid Uswatun Hasanah di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, Djarot Saiful Hidayat langsung meluncur ke Kota Stabat, Kabupaten Langkat, Sabtu (17/2/2018).

Di Kota Stabat, Djarot blusukan di pasar tradisional setempat. Calon Gubernur Sumatera Utara (Cagubsu) bernomor urut 2 yang berpasangan Sihar Sitorus tersebut menyapa para pedagang dan membeli sejumlah kebutuhan dapur.

Diantaranya membeli 1 kg kopi Sidikalang. Harga kopi yang dibeli Djarot seharga Rp50 ribu per-kg. Kopi itu dibagi dalam 10 bungkus atau satu ons per-bungkus.

Pemilik kios kopi menyampaikan terima kasih atas kedatangan Djarot ke warungnya. Ia berharap kelak ketika Djarot terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara, agar memperhatikan para pedagang kecil.

Dalam kesempatan itu, Djarot mengatakan jika pasar tradisional ingin ramai, pedagang harus bisa berinovasi, sebab persaingan terus berubah. ‘’Kita harus pandai-pandai menarik minat pembeli atau konsumen dengan produk dan layanan terbaik,’’ pesan Djarot seraya mengaku dirinya akan selalu berada dipihak para pedagang-pedagang kecil.

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan
wwwwww