Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
17 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
14 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
13 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
19 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
9 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
9 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Badminton

Bangunan Sekolah dan Pohon Berguncang Saat Erupsi Sinabung

Bangunan Sekolah dan Pohon Berguncang Saat Erupsi Sinabung
Senin, 19 Februari 2018 10:57 WIB

KARO - Erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2/2018), sekitar pukul 09.00 WIB cukup kuat. Suara keras disusul gempa menimbulkan kepanikan di SMPN 1 Tigandreket, yang berada di kaki Gunung Sinabung.

"Terkejut juga, tapi udah biasa. Cuma hari ini agak keras. Bangunan sekolah dan pohon agak bergerak. Terasa gunung akan amblas," kata guru SMPN 1 Tigandreket Edisa Putra Sitepu.

Letusan terjadi sekitar 15 menit usai upacaa bendera. Para guru berusaha menenangkan kepanikan di sekolah. "Sekolah diliburkan karena hujan debu dan kerikil. Para orang tua menjemput anak-anak. Sekarang sekolah sudah kosong," katanya.

Guru yang dikenal dengan panggilan EK di sekolah ini memilih untuk menunggu di Pasar Tigandreket, karena debu masih menutupi kawasan kampungnya Kutambaru Kecamatan Tigandreket yang jaraknya hanya 3,8 Km dari Gunung Sinabung.

"Sekarang aku masih di pekan (pasar) dari sini napak abu masih nahan (merad di atas). dah macam sore," katanya.

Disebutkanya, dilihat dari debu di langit, seluruh kawasan Desa Kutambaru bakal terpapar debu.

Editor:wen
Sumber:medanbisnis
Kategori:Sumatera Utara, Badminton, Olympic
wwwwww