Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
23 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
19 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
20 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
16 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
16 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Gagal di Piala Presiden, Ini Komentar Gelandang Legendaris

Gagal di Piala Presiden, Ini Komentar Gelandang Legendaris
Senin, 19 Februari 2018 11:37 WIB

MEDAN - PSMS Medan gagal menduduki peringkat ketiga Piala Presiden 2018 setelah dikalahkan Sriwijaya FC 0-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/2) kemarin.

Menanggapi kegagalan tersebut, pemain legendaris PSMS di era perserikatan, Nobon Kayamudin menilai, permainan Legimin Raharjo dkk masih kurang baik dibanding tim lawan.

"Para pemain kurang disiplin menjaga daerahnya sendiri sehingga berhasil dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol," kata Nobon.

Menurutnya, kegagalan tersebut harus menjadi pelajaran bagi skuat Ayam Kinantan sebelum berkompetisi di Liga 1 musim 2018 yang dijadwalkan bergulir mulai 10 Maret mendatang.

"Ini hanya turnamen, sangat baik bagi PSMS untuk mengukur kekuatan tim lain yang juga bakal dihadapi di Liga 1. Kerjasama, spirit dan mental bermain harus lebih ditingkatkan lagi," sebutnya.

Mantan gelandang berusia 66 tahun itu menjelaskan, jika PSMS serius untuk berbicara banyak di kancah Liga 1, kekurangan yang ada harus segera dibenahi.

"Menurut saya jangan dielu-elukan kali para pemain, ntar jadi besar kepala. Takutnya sudah banyak uang yang keluar tapi nantinya tidak ada hasil. Intinya harus ada perbaikan," imbuhnya.

Dari informasi yang diperoleh, skuat PSMS tiba di Medan pada hari ini dan akan kembali menggelar latihan hari Selasa (20/2).

Editor:wen
Sumber:analisa
Kategori:Sumatera Utara, Non Olympic
wwwwww