Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
24 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
3
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
19 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
19 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

Gara-gara Firdaus, Harga Tanah di Tenayan Jadi Rp200 Ribu Per Meter

Gara-gara Firdaus, Harga Tanah di Tenayan Jadi Rp200 Ribu Per Meter
Suasana kampanye pasangan Dr Firdaus MT, Rusli Effendi di Jalan Unggas, Simpang Tiga, Bukitraya.
Rabu, 07 Maret 2018 18:32 WIB
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Efek dari pengembangan kawasan Tenayan Raya sebagai pusat perkantoran Pemko Pekanbaru mulai dirasakan masyarakat. Salah satunya diungkapkan Rusli kepada pasangan Dr Firdaus MT, Rusli Effendi saat menghadiri kampanye dialogis di Jalan Unggas, Simpang Tiga, Bukitraya.

''Saya, termasuk orang yang bersyukur, karena mendapat berkah kenaikan harga tanah setelah Pemerintah Kota Pekanbaru membangun kantor di Tenayan Raya. Dulu, sepuluh tahun saya membeli dengan harga murah, Rp20 ribu per meter. Sekarang, harganya sudah ditawar orang sampai Rp200 ribu per meter,'' kata Rusli sambil tersenyum bahagia.

''Jadi, dulu tidak ada nilainya. Sekarang, harganya sudah sampai bermiliar. Itulah efek dari pembangunan yang bisa dirasakan masyarakat,'' kata Rusli.

Dikatakan dia, pembangunan tak mutlak terkait dengan sarana infratruktur yang mewah, tapi bisa berupa kenaikan dan pertumbuhan ekonomi kawasan.

''Kita yakin, ke depan, Tenayan Raya akan tumbuh lebih maju lagi, karena investasi juga akan masuk di kawasan tersebut,'' ungkap pria yang kini masih menjabat sebagai Sekretaris Badan Pengelola Masjid Raya Istiqlal Jakarta itu.

Dia juga menjelaskan betapa saat ini, program Pemko Pekanbaru tentang Masjid Paripurna juga menjadi percontohan bagi pemerintah daerah se Indonesia.

''Saat ini, seluruh pemerintah daerah belajar dari Pekanbaru dalam menjadikan masjid sebagai pusat peradaban,'' kata dia.

Masjid Paripurna merupakan program unggulan Pemko Pekanbaru dalam menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Bukan saja terkait dengan peribadatan, masjid juga sebagai sarana pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan peran sosial. ''Program ini akan dilaksanakan di seluruh Riau bila terpilih kelak sebagai Gubernur Riau,'' kata Rusli. (rls)

Kategori:Riau, Metropolitan
wwwwww