Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
21 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
21 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
7 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
KONI
20 jam yang lalu
KONI Pusat Ajak Kementerian/Lembaga Bersinergi Sukseskan PON Pantai 2026
5
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Sepakbola
20 jam yang lalu
Motivasi Tinggi PSIM Yogyakarta Jamu Dewa United FC
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Inilah Daftar Kekurangan Fasilitas Pendukung Venue Untuk PON 2024

Inilah Daftar Kekurangan Fasilitas Pendukung Venue Untuk PON 2024
Rabu, 07 Maret 2018 10:44 WIB

MEDAN - Perwakilan tim verifikasi Komite Olimpiade Nasional Indonesia Pusat, Andri Paranoan mengatakan, ada sejumlah hal yang harus dipenuhi Sumatera Utara untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional 2024.

Ia menyebutkan, walaupun dari fisik struktur seperti panjang dan luas venue atau lokasi sudah baik, tapi Andre melihat masih ada kekurangan.

“Ada beberapa kekurangan di sisi fasilitas pendukung seperti ruang wasit, ruang doping, ruang broadcast. Terus akses masuk-keluar dan juga sarana khusus penyandang difabel itu juga harus disediakan,” kata Andre.

Karena, lanjutnya, setelah PON akan digelar Peparnas. Jadi, pihak tuan rumah tidak perlu repot-repot lagi membangun yang baru. Kami dari tim verifikasi melihat dari standar internasional jadi kami memperhatikan betul ketersedian sarana pendukung.

“Standar internasional sudah meminta untuk itu, jadi kami meminta sarana pendukung tersebut harus ditambah," sambungnya.

Maju sebagai tuan rumah bersama Aceh, Tim verifikasi KONI pusat memverifikasi venue-venue cabang olahraga di Sumatera Utara. Hal itu dilakukan sebagai syarat untuk menjadi tuan rumah pada PON 2024.

Verifikasi dimulai tanggal 6-8 Maret 2018. Pada hari pertama, venue yang diverifikasi termsuk lompat indah dan polo air di Kolam Renang Selayang, cabor Barongsai di Stadion Mini Universitas Sumatera Utara, dan Gatevall di lapangan Softball USU.

Andri Paranoan menyampaikan, tim penilai meninjau kelima area di Sumut yakni Medan, Deli Binjai, Langkat, Deli Serdang, dan Serdang Bedagai. Tetapi, hari pertama hanya menilai khusus area Kota Medan.

"Untuk kolam renang Selayang Medan, saya melihat sudah masuk kategori siap. Dikatakan layak dan sesuai standar kami butuh verifikasi terlebih dahulu. Tidak bisa di hari sama kami langsung nilai,” ujarnya.

Untuk venue cabor Barongsai, kata Andri, masih melihat cabornya dahulu. Sebab ini bisa dilaksanakan di outdoor maupun indoor. Begitu juga dengan venue cabor Gateball. Menurutnya, secara fisik cukup layak.

"Kami juga punya format penilaian sendiri makanya kami kumpulkan dulu data-data yang diperoleh kemudian kami bahas di pusat," ujarnya.

Editor:wen
Sumber:analisa
Kategori:Sumatera Utara, Non Olympic
wwwwww