APDESI Riau Sambut Baik Komitmen Cagubri terhadap Pembangunan Desa
![]() |
| Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Riau, Faisal Aswan |
Penulis: Winda Mayma Turnip
PEKANBARU - Sekretaris Eksekutif Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Riau, Faisal Aswan, menyambut baik adanya komitmen calon Gubernur Riau terhadap pembangunan. Karena, banyak sekali kebutuhan desa yang harus dipenuhi untuk mempercepat pembangunan demi mensejahterakan masyarakat.
"Hari ini, selain hadirnya Dana Desa (DD) dari Pemerintah Pusat dan Alokasi Dana Desa (ADD) dari Pemerintah Kabupaten, pemerintah desa juga mengharapkan hadirnya bantuan keuangan desa dari pemerintah provinsi riau," ujar Faisal Aswan, Kamis (8/3/2018).
Ditambahkannya, APDESI meyakini semakin banyaknya hadir dukungan anggaran dan program pembangunan desa dari pemerintah dan stakeholder, maka niscaya akan membuat wajah pembangunan desa menjadi lebih baik.
"Oleh karena itu kita menyambut baik ketika ada calon gubernur yang menunjukkan komitmen itu secara terbuka kepada publik. Hal ini telah mulai ditunjukkan oleh pasangan Lukman Edy (LE)-Hardianto dengan komitmen Rp1 miliar perdesa dengan kontrak politiknya," papar mamtan anggota DPRD Riau ini.
Lebih lanjut, APDESI menunggu bagaimana komitmen pasangan lainnya, yakni Syamsuar-Edy Nasution, Firdaus-Rusli, dan Andi Rachman-Suyatno.
"Semoga ketiga pasangan ini bisa segera menunjukan komitmennya terhadap pembangunan desa, tentunya sebuah komitmen yang rasional, terukur dan dapat dilaksanakan. Bukan hanya sekedar sebuah janji dan slogan kampanye semata," katanya.
Faisal optimis, masyarakat desa bisa melihat dengan cerdas dalam menjatuhkan pilihannya saat Pilgubri nanti.
"Masyarakat desa itu tentunya akan memilih paslon yang mereka yakini sangat rasional untuk melaksanakan visi dan misinya untuk pembangunan desa. Bukan menjatuhkan pilihan berdasarkan banyak sedikitnya baleho dan spanduk, banyak sedikitnya timses paslon, figur calon ataupun berdasarkan kehadiran dan silaturrahmi calon semata, apalagi berdasarkan iming-iming dan janji-janji serta money politik," ulas Faisal.
Mengenai persoalan hukum yang muncul dalam pengelolaan anggaran desa, Faisal Aswan mengatakan saat ini yang ingin dilhat oleh masyarakat desa adalah komitmen calon pemimpin. Sedangkan soal pengelolaan anggaran di desa tengah dilakukan pembenahan disana sini agar tidak menimbulkan persoalan hukum. (rls)
| Kategori | : | Metropolitan, Riau |












