Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
24 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
24 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton

Indonesia - Korsel Perkuat Kerjasama bidang E-Gov

Indonesia - Korsel Perkuat Kerjasama bidang E-Gov
Kamis, 08 Maret 2018 06:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kerjasama yang sudah terbangun antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan pemerintah Korea Selatan harus terus diperkuat.

Tidak hanya dalam penerapan electronic government (e-Gov) melainkan dalam sektor lain berkenaan dengan tugas dan fungsi Kementerian PANRB.

"Saya berharap hubungan yang sudah berjalan ini, dapat lebih baik lagi dan tidak hanya dalam penerapan e-Gov saja, tapi juga SDM, Akuntabilitas, dan juga pelayanan publiknya," ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur saat menerima Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom, di kantor Kementerian PANRB, Kamis (08/03).

Menteri Asman mengatakan bahwa saat ini Korea Selatan telah banyak menggunakan sistem berbasis teknologi dalam menjalankan roda pemerintahan, salah satunya penyelenggaraan pelayanan publik.

Oleh karena itu Asman ingin adanya kerjasama dalam hal pelayanan publik di kemudian hari. Hal ini sejalan mengingat Pemerintah Indonesia tengah berupaya memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah Indonesia akan terus berupaya menyatukan segala jenis penerapan teknologi informasi yang sudah dimiliki oleh pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Pasalnya, saat ini sebagian besar instansi pemerintah masih berdiri sendiri-sendiri (silo-silo) dalam penerapan. "Dengan integrasi, diharapkan dapat mewujudkan efisiensi," imbuhnya.

Lebih lanjut dirinya berharap agar hubungan Kementerian PANRB dengan Dubes Korea Selatan dapat semakin baik dan kerjasama dapat terus ditingkatkan. Dirinya pun mengapresiasi serta berterima kasih terhadap langkah Korsel dalam memberi dukungan penerapan sistem e-Gov.

Sementara itu Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-beom menyatakan support dan dukungannya terhadap Indonesia dalam hal ini Kementerian PANRB dalam penerapan sistem e-Gov.

Disampaikan bahwa sistem e-Gov dirasa sangat penting untuk meningkatkan produktivitas, transparansi dan efisiensi.

Selain itu pun penerapan e-Gov dalam sektor pelayanan publik tidak kalah pentingnya, karena dengan begitu masyarakat mengetahui apa yang tengah dilakukan oleh pemerintah, serta mendorong masyarakat itu sendiri untuk mendukung perumusan kebijakan pemerintah. "Kami siap mendukung program apa yang saat ini dijalankan oleh Kementerian PANRB. Saya harap apa yang kami support dapat membawa perubahan di negara ini," ujarnya.

Lebih lanjut dirinya berharap agar kedepan pihaknya bersama Kementerian PANRB dapat lebih banyak membahas sejumlah program yang dirasa membutuhkan bantuan, sehingga Korsel dapat ikut berkontribusi dalam implementasi e-Gov di Indonesia.***

wwwwww