Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
14 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Hukum
18 jam yang lalu
Iwan Bule Dukung Kapolri Suyudi Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
5
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
10 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
6
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
11 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
Home  /  Berita  /  Riau

Kepolisian Pastikan Belum Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Ruas Jalan Tempat 2 Fly Over di Pekanbaru Dibangun

Kepolisian Pastikan Belum Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Ruas Jalan Tempat 2 Fly Over di Pekanbaru Dibangun
Fly Over di Pekanbaru (Foto: Dokumen GoRiau.com)
Kamis, 08 Maret 2018 11:44 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Dua flyover akan dibangun di dua lokasi di Kota Pekanbaru, diantaranya persimpangan Pasar Pagi Arengka serta perempatan dekat Mal SKA. Sejumlah pedagang yang lokasi jualannya masuk dalam maket flyover sudah disuruh pindah, termasuk proses pembersihan reklame.

Setelah area pembangunan dua flyover ini steril, tentunya proses pengerjaan lancar dan tidak terganggu, dengan target pengerjaan sekitar selama 285 hari. Salah satu tujuan dibangunnya flyover di dua tempat tersebut, adalah untuk mengurai kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas.

Satpol PP Kota Pekanbaru selaku tim Yustisi juga sudah meminta sejumlah pedagang (Di Pasar Pagi Arengka, red) untuk membongkar bangunannya yang masuk dalam kawasan pembangunan flyover, di mana paling lambat hari Kamis (8/3/2018) ini.

Meski proses awalnya sudah digesa, kepolisian setakat ini mengaku belum mendapat koordinasi dari pemerintah, salah satunya menyangkut pengalihan arus di persimpangan tempat flyover dibangun, supaya tidak menganggu proses pengerjaan fisiknya.

Hal ini diutarakan Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Rudi Syarifuddin saat berbincang dengan GoRiau.com. "Ini kan koordinasi, karena yang dilibatkan banyak pihak. Kita sejauh ini belum ada," ungkap Rudi memastikan.

Untuk rekayasa lalu lintas atau juga pengalihan arus, sambung Dirlantas Polda Riau, biasanya dilakukan setelah pembangunan berjalan. Kepolisian dalam hal ini akan lebih dahulu melakukan kajian dan analisa mengenai dampak lalu lintas (Amdalalin, red). ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww