Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
2
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Riau

Popda XIV Riau Ajang Pencarian Bibit Berkualitas, Kontingen 12 Kabupaten/Kota Diminta Tidak Gunakan Atlet Pinjaman

Popda XIV Riau Ajang Pencarian Bibit Berkualitas, Kontingen 12 Kabupaten/Kota Diminta Tidak Gunakan Atlet Pinjaman
Kadispora Riau, Doni Aprialdi saat memimpin rapat persiapan Popda Riau XIV (foto: barkah/goriau.com)
Kamis, 08 Maret 2018 14:01 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Sebagai ajang menjaring atlet pelajar asli Riau yang berkualitas, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Riau menetapkan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi setiap kontingen dari 12 kabupaten/kota untuk bisa mengikuti Popda XIV Riau pada bulan April 2018 mendatang.

Hal itu dikatakan Kabid Pemberdayaan Prestasi dan Olahraga Dispora Riau, Yusfar saat berbincang dengan GoRiau.com di Kantor Dispora Riau, Kamis (8/3/2018). "Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi setiap kontingen untuk mengirimkan atletnya," ucapnya.

"Untuk setiap kontingen, kita minta agar atlet pelajar yang diikuti sertakan dalam ajang Popda XIV Riau nanti minimal kelahiran bulan Januari tahun 2001," lanjut Yusfar.

Selain itu, ditegaskannya, kontingen 12 kabupaten/kota tidak boleh menggunakan atau membawa atlet pinjaman dari kabupaten atau provinsi lain. "Kita harus konsekuen, sebab ajang ini untuk melahirkan atlet asli Riau yang berkualitas," tegasnya.

"Popda XIV Riau ini merupakan ajang untuk melakukan seleksi atlet yang nantinya akan mewakili Riau pada Popwil di Aceh, bulan September 2018 mendatang, termasuk untuk Popnas 2020 di Papua," paparnya.

Masih kata Yusfar, pada ajang kejuaraan olahraga pelajar Riau ini, para atlet akan memperebutkan 184 medali dari delapan cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan, terdiri dari basket, sepakbola, voli indoor, bulutangkis, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja dan pencak silat.

Berikut rincian jumlah medali yang akam diperebutkan atlet pelajar dari 12 kabupaten/kota se-Riau pada ajang Popda XIV Riau dari delapan cabor:

1. Cabor basket, dua medali emas, dua medali perak dan empat medali perunggu.

2. Cabor voli indoor, dua medali emas, dua medali perak dan empat medali perunggu.

3. Cabor bulutangkis, enam medali emas, enam medali perak dan 12 medali perunggu.

4. Cabor sepakbola, satu medali emas, satu medali perak dan dua medali perunggu.

5. Cabor sepak takraw, tiga medali, tiga medali perak dan enam medali perunggu.

6. Cabor tenis lapangan, enam medali emas, enam medali perak dan 12 medali perunggu.

7. Cabor tenis meja, enam medali emas, enam medali perak dan 12 medali perunggu.

8. Cabor pencak silat, 21 medali emas, 21 medali perak dan 38 medali perunggu.

"Popda XIV Riau akan berlangsung di empat venue, diantaranya tenis Lapangan Pelti di Jalan Sumatera, UIR, Purna MTQ dan Sport Center Rumbai," pungkasnya.***

Kategori:Non Olympic, Riau
wwwwww