Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
Metropolitan
14 jam yang lalu
Taman Bendera Pusaka Raih Seoul Design Award, Komisaris PT ITJ: Legacy Pramono Anung Diakui Dunia
2
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
Olympic
2 jam yang lalu
Michelle Ukir Sejarah, Renang Sumbang Medali Ketiga Indonesia
3
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
Olympic
2 jam yang lalu
Aira Pertama Kali Rasakan Triathlon Kelas Dunia
4
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
Sepakbola
1 jam yang lalu
Messidoro Puas Jadi Pemain Terbaik Usai Tumbangkan PSIM
5
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
Sepakbola
1 jam yang lalu
Dijamu PSS, Bhayangkara FC Berharap Bisa Curi Gol Lebih Dulu
6
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Sepakbola
2 jam yang lalu
Pieter Huistra Tegaskan PSS Siap Berjuang untuk Perbaiki Posisi di Klasemen
Home  /  Berita  /  Badminton

Antam Mampu Kerek Target Penjualan Komoditas Utama

Antam Mampu Kerek Target Penjualan Komoditas Utama
Jum'at, 09 Maret 2018 13:34 WIB

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menargetkan volume penjualan komoditas utama bisa meningkat signifikan pada tahun 2018. Sepanjang tahun lalu, ANTM mencatatkan penjualan feronikel yang belum diaudit sebanyak 21.813 ton nikel dalam feronikel (TNi).

Nah, pada tahun ini, ANTM menargetkan penjualan feronikel bisa naik 19% year on year (yoy) menjadi 26.000 TNi.

Volume produksi feronikel juga ditargetkan sejalan dengan penjualan tersebut. Manajemen ANTM yakin target ini bisa tercapai, lantaran utilisasi operasi pabrik Pomalaa meningkat secara bertahap hingga mencapai kapasitas terpasang 27.000 TNi.

Di segmen emas, ANTM menargetkan penjualan emas mencapai 24.000 kilogram. Target ini melonjak hingga 81% dibandingkan realisasi penjualan emas tahun lalu sebanyak 13.202 kilogram.

Jangkauan pemasaran produk logam mulia ANTM juga diproyeksi naik, baik di pasar domestik maupun ekspor.

"Melalui ekspektasi peningkatan kinerja operasi ini, ANTM fokus menjaga level biaya tunai produksi tetap rendah," ujar Direktur Utama ANTM Arie Prabowo Ariotedjo dalam keterangan.

Sementara itu, penjualan bijih nikel ditargetkan naik 228% yoy menjadi 9,3 juta wet metric ton (wmt) di 2018. Pada tahun lalu, penjualan bijih nikel hanya mencapai 2,83 juta wmt.

ANTM juga membidik pertumbuhan penjualan bauksit sebesar 90% yoy menjadi 1,6 juta wmt. Tahun 2017, ANTM menjual 838.069 wmt bauksit.

Dari sisi produksi, ANTM memprediksi produksi bijih nikel bisa naik 101% yoy menjadi 11,25 juta wmt. Optimisme ini muncul bertepatan dengan izin ekspor bijih nikel kadar rendah dan bijih bauksit tercuci yang telah diperoleh ANTM dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Produksi emas juga diharapkan meningkat 11% yoy menjadi 2.201 kilogram. Begitu pula dengan produksi bauksit yang diprediksi naik 126% yoy menjadi 1,6 juta wmt.

Editor:wen
Sumber:kontan
Kategori:Sumatera Utara, Badminton, Ekonomi
wwwwww