Polres Bireuen Amankan 2 Tersangka Penimbun BBM Subsidi
![]() |
| Kasat Reskrim Polres Bireuen, Iptu Riski Adrian memberikana keterangan pers usai mengungkap dua titik lokasi penimbunan BBM bersubsidi serta mengamankan 2 pelaku, di Mapolres setempat, Kamis (5/4/2018). (foto joniful bahri) |
Penulis: Joniful Bahri
Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto melalui Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian kepada GoAceh menjelaskan, pihaknya berhasil mengungkap dua titik lokasi penimbunan BBM bersubsidi jenis premiun dan mengamankan 2 pelaku.
''Untuk titik pertama adalah di Gampong Cot Gapu, Kecamatan Kota Juang dan berhasil kami amankan bukti dari tersengka RZ, warga Pante Peusangan berupa 30 jerigen atau 1.015 liter BBM jenis premium bersubsidi pemerintah,'' katanya.
Selain itu kami juga berhasil mengamankan barang bukti 6 jerigen kosong bekas BBM, 1 unit becak motor warna merah maron yang di gunakan untuk mengangkut minyak, berisikan 16 jerigen kosong, 4 jerigen berisikan 120 liter BBM jenis premium yang sama.
Untuk lokasi kedua, tim juga berhasil mengamankan barang bukti dari tersangka RA, warga Buket Teukuh, Kota Juang, berupa 31 jerigen berisikan 1.050 liter BBM jenis premium bersubsidi pemerintah.
''Di lokasi ini kami juga mengamankan 4 drum minyak berwarna merah putih merek pertamina berisikan 310 liter BBM jenis premium bersubsidi pemerintah,'' katanya.
Lalu, tambah Riski Adrian 2 drum fiber warna biru yang berisikan 420 liter BBM jenis premium bersubsidi pemerintah, 1 drum kosong bekas BBM warna biru bertuliskan viper, 19 jerigen kosong bekas BBM, 1 alat pompa minyak warna kuning, 1 corong minyak warna abu-abu dan 3 selang minyak.
Dalam kasus ini, kata Kasat Reskrim ke 2 tersangka ini kekanan pasal 53 huruf (c) dan huruf (d) Jo pasal 55 dari undang-undang RI, No 22 tahun 2001, tentang minyak dan gas bumi dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar.
''Hingga saat ini kedua tersangka ini sudah kita amankan di Mapolres Bireuen guna pengembangan lebih lanjut terkait penimbunan penimbunan BBM bersubsidi jenis premiun,'' sebutnya. ***













