Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
13 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
7 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
5
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
6
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
7 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Home  /  Berita  /  Badminton

Razia Polda Riau, Sejumlah Pasangan Kedapatan Tengah Berduaan di Room M-Box Pekanbaru

Razia Polda Riau, Sejumlah Pasangan Kedapatan Tengah Berduaan di Room M-Box Pekanbaru
Foto atas: Razia di King Billiar & Resto/ Foto bawah: Sepasang pengunjung M-Box kedapatan berdua-duaan di dalam ruangan movie box (Foto: Chairul Hadi)
Jum'at, 06 April 2018 01:08 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Selain merazia Koro-koro Karaoke Family di Jalan HR Soebrantas, Kamis (5/4/2018), aparat dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau juga dikerahkan ke M-Box yang berada di Jalan SM Amin Pekanbaru. Di tempat ini, pengunjung bisa menonton film secara privat.

Dari tempat tersebut, petugas mendapati ada tiga pasangan yang tengah asyik menonton film di dalam room yang disediakan pengelola. Ruangan-ruangan tersebut juga dilengkapi televisi besar, sofa, meja serta pengeras suara layaknya bioskop mini.

Pantauan GoRiau.com, memang tidak semua ruangan berisi pengunjung, melainkan hanya tiga saja. Berlanjut, petugas pun menyisir satu persatu. Razia ini juga melibatkan pihak Satpol PP Provinsi Riau. Pasangan-pasangan itu pun kaget mengetahui anggota tiba.

Bahkan, salah satu pasangan ada yang tampak panik begitu pintu kamar di buka dari luar. Entah apa yang sedang mereka lakukan, namun yang jelas keduanya buru-buru memperbaiki pakaian masing-masing yang terlihat sedikit berantakan.

Keduanya mengaku hanya menonton saja. Kemudian pihak berwajib memeriksa ruangan mereka, mengantisipasi adanya barang terlarang, salah satunya senjata. Sementara Satpol PP memeriksa identitas (KTP) mereka.

Hasilnya, dua orang terpaksa dibawa ke truk karena tidak memiliki identitas diri. Dari sana, aparat gabungan kemudian bergerak ke King Billiar Centre & Resto yang berada di sampingnya. Di sini, pengunjungnya lumayan ramai.

Rata-rata, mereka masih remaja. Petugas kemudian menyebar untuk memeriksa ruangan, hingga KTP pengunjung. Hasilnya, dua orang karyawan serta enam pengunjung dibawa lantaran tidak punya identitas.

Kasubdit III Reserse Kriminal Umum Polda Riau AKBP Asep Iskandar yang memimpin razia tersebut mengungkapkan, mereka yang terjaring karena tidak memiliki KTP, selanjutnya diserahkan penanganannya ke Satpol PP Provinsi Riau.

Adapun target razia yang dilakukan jajarannya, adalah mengantisipasi premanisme yang menjadi program Polri untuk menciptakan situasi yang kondusif. Selain itu, guna mengantisipasi adanya senjata tajam hingga senjata api.

"Kita juga membantu rekan Satpol PP untuk menertibkan masyarakat yang tidak memiliki KTP, mulai dari karyawan hingga pengunjung, nanti mereka yang menangani," ujar AKBP Asep Iskandar usai razia digelar, Jumat (6/4/2018) dini hari.

Selain di M-Box dan King Billiar Centre & Resto, razia Cipta Kondisi (Cipkon) juga dilakukan di Karaoke Koro-koro Jalan HR Soebrantas, hingga warung remang-remang di Jalan SM Amin. Di sana, ada enam orang yang berhasil terjaring dan terpaksa dibawa petugas.

"Hasil razia kita malam ini, tidak ditemukan adanya preman serta senjata tajam maupun senjata api. Mereka yang terjaring karena tidak memiliki KTP," pungkas Kasubdit IV Reskrimum Polda Riau tersebut. ***

wwwwww