Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
15 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
11 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
3
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
12 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
4
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
17 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
5
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
10 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
22 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Badminton

Subuhan Bareng JK, Zulhasan Bicara Persatuan Umat

Subuhan Bareng JK, Zulhasan Bicara Persatuan Umat
Sabtu, 07 April 2018 12:00 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR Zulkifli Hasan menghadiri Shalat Subuh Berjamaah bersama Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Masjid Al Azhar Kebayoran Baru, Sabtu (7/4).

Salat Subuh berjamaah ini merupakan agenda bulanan Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, sekaligus syukuran Milad ke 66.Gr2 Hadir bersama Zulkifli Hasan dan Jusuf Kalla, Ketua Pembina Yayasan Pesantren Islam Al Azhar Prof Jimly Asshiddiqie, Pengurus YPI Al Azhar, Rektor Universitas Al Azhar dan ratusan Jamaah.

Dalam kesempatan menyampaikan sambutan, Zulkifli Hasan menjelaskan pentingnya Ummat Islam bersatu untuk menjadikan jumlahnya yang besar menjadi kekuatan ekonomi.

"Kedaulatan, Kemandirian ekonomi umat itu dimulai dari pemahaman bersama untuk maju. Bagaimana umat Islam yang besar ini dikonversi jadi kekuatan ekonomi," kata Zulkifli Hasan.

Secara khusus, Zulkifli Hasan optimis Mesjid akan jadi bagian dari gerakan mengurangi kesenjangan ekonomi.

"Selain tempat Ibadah, Rasulullah juga jadikan Masjid sebagai pusat permberdayaan ekonomi dan sosial. Ini bisa jadi contoh riil bagaimana Umat Islam punya peran wujudkan kemandirian ekonomi," kata Zulkifli.

Zulkifli Hasan berharap kiprah Yayasan Pendidikan Al Azhar bisa menjadi contoh perjuangan ummat untuk mandiri.

"Buya Hamka menjadikan Al Azhar lebih dari sekedar mesjid, tapi jadi pusat pendidikan dan ekonomi pada umat. Yayasan ini sudah memiliki 183 sekolah," tutupnya. ***

wwwwww