Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
Hukum
18 jam yang lalu
Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Desak DPR Makzulkan Gibran Mengacu Putusan MK dan MA
2
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
Ekonomi
16 jam yang lalu
Kebutuhan Industri Melonjak, BPS Catat Nilai Impor Nasional Naik 19,67 Persen Sepanjang 2026
3
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
Badminton
10 jam yang lalu
Ubed Akui Waktu Mepet dan Richie Ingin Hasil Terbaik
4
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
Olympic
11 jam yang lalu
Asael, Michelelle, dan Miftaqul Masih Berada di Jalur Positif
5
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
Olympic
11 jam yang lalu
Seragam Kontingen Indonesia Hasil Kolaborasi Sarinah dan Mills Menggandeng Brand Lokal
6
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Metropolitan
24 jam yang lalu
BMKG Prediksi Cuaca Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Djarot: ‘’Saya Jawa, Saya Muslim, Kita Indonesia’’

Djarot: ‘’Saya Jawa, Saya Muslim, Kita Indonesia’’
Rabu, 11 April 2018 12:28 WIB
Penulis: rel
GUNUNGSITOLI - Djarot Saiful Hidayat menuturkan, Tuhan Yang Maha Esa menciptakan alam Indonesia yang kaya raya. Kaya dengan suku dan agamanya berbeda.

Sehingga tidak boleh ada upaya untuk menyeragamkan, menjadikan Indonesia homogen, karena itu bertentangan dengan Pancasila.

‘’Saya memang orang Jawa, saya Muslim. Meskipun saya Jawa dan Muslim tapi disatukan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita saudara sebangsa dan setanah air,’’ ucap Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat yang berpasangan dengan Calon Wakil Gubernur Sihar Sitorus bernomor urut dua tersebut saat menghadiriRapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDI Perjuangan Kota Gunung Sitoli, Nias, Rabu (11/4/2018).

Dalam kesempatan itu, Djarot menyampaikan rasa syukur karena memiliki beragam suku, budaya yang belum tentu dimiliki oleh bangsa lain. ‘’Keanekaragaman budaya, suku, agama itulah sesungguhnya kekayaan kita,’’ sebutnya.

Djarot menambahkan, ada pepatah mengatakan lain lubuk lain ikannya, di mana tanah (bumi) dipijak di situ langit dijunjung. ‘’Itu pula lah makna semboyan bangsa kita,’’ tandasnya.

Diakhir sambutannya, Djarot pun berharap mendapat dukungan dari masyarakat maupun seluruh kader partai pengusung PDIP dan PPP memenangkan pasangan nomor urut 2 pada Pilgub Sumut 27 Juni 2018 mendatang.

‘’Membangun Sumut yang hebat, bersih dan transparan tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan antar golongan. Ini janji kami,’’ tekad Djarot.

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Metropolitan, PON
wwwwww