Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
13 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
15 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
9 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
11 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
9 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Riau

Pengedar Narkoba yang Nekat Terjun dari Lantai 3 Kamar Hotel di Pekanbaru Diduga Jaringan dari Bengkalis

Pengedar Narkoba yang Nekat Terjun dari Lantai 3 Kamar Hotel di Pekanbaru Diduga Jaringan dari Bengkalis
Pelaku yang terjun dari lantai 3 kamar hotel saat mendapat penanganan medis pihak RS Bhayangkara dengan dijaga tim dari Satnarkoba Polresta Pekanbaru
Kamis, 12 April 2018 21:23 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru - Riau, mendalami asal usul Narkoba yang dimiliki dua orang pengedar yang dibekuk disalah satu hotel bintang tiga di Jalan Setia Budi, di mana salah seorangnya nekat terjun dari lantai tiga kamar hotel saat digerebek polisi.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com, kedua orang tersebut, dengan masing-masing berinisial MRG dan RR diduga bagian dari jaringan peredaran Narkoba di Kabupaten Bengkalis, yang memasukkan 'barangnya' ke Kota Pekanbaru untuk diperjual-belikan.

Tidak menutup kemungkinan pula, Narkoba ini juga berasal dari luar negeri, seperti pola-pola peredaran yang telah diungkap polisi sebelumnya, di mana diketahui Sabu itu masuk melalui wilayah perairan lalu berlanjut lewat pelabuhan tikus.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru Kompol Dedi Herman melalui Kanit Opsnalnya Iptu Noki Loviko, Kamis (11/4/2018) malam mengungkapkan, gerak-gerik MRG dan RR terendus, setelah pihaknya mendapat informasi yang valid, lalu dilanjutkan dengan penyelidikan.

"Setelah mendapatkan ciri-ciri dan lokasinya, tim kemudian bergerak ke hotel tersebut. Saat tiba, kita langsung menemukan RR di lobi hotel, dia baru turun dari kamar. Kita amankan dan geledah sehingga temukan satu paket diduga Sabu," urai Noki kepada GoRiau.com.

Dari keterangan RR lah aparat lantas melanjutkan penangkapan terhadap MRG, yang sedang berada disalah satu kamar di lantai tiga hotel tersebut. Penggerebekan pun dilakukan, sehingga pelaku nekat terjun lewat jendela dengan maksud meloloskan diri.

Akibat aksi nekatnya, MRG menderita patah dikedua kaki, dan langsung dievakuasi petugas ke RS Bhayangkara Polda Riau. Dari tangannya, disita dua paket besar serta empat paket kecil Sabu dengan berat kotor 58 gram.

Tercatat, aksi nekat pengedar Narkoba dengan terjun dari kamar hotel saat penggerebekan polisi sebetulnya bukan kali ini saja. Beberapa waktu lalu juga pernah terjadi, disalah satu hotel dibilangan Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Bahkan yang paling menggemparkan, aksi nekat terduga bandar Narkoba bernama Satriandi yang terjun bebas dari lantai delapan salah satu hotel di Jalan Diponegoro. Untung saja nyawanya selamat, meski terluka parah dan patah-patah. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww