Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
9 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
8 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
3 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
3 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
5
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
Sepakbola
3 jam yang lalu
Pujian Cara Pemain Bali United Berjuang Raih Kemenangan Tandang Perdana
6
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
3 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
Home  /  Berita  /  Badminton

Suka Main Koboi di Jalanan, 3 Bandit Dihadiahkan Timah Panas Kakinya

Suka Main Koboi di Jalanan, 3 Bandit Dihadiahkan Timah Panas Kakinya
Jum'at, 13 April 2018 10:29 WIB

MEDAN -Tiga bandit jalanan yang sering beraksi main koboi di jalanan dan membuat warga Kota Medan terpaksa ditembak personil kepolisian beberapa hari usai melakukan aksinya di Jl. Lahat dan Jl. Kalimantan, Kelurahan Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota.

Ketiganya yakni berinisial RPL (23) warga Jl. Nusa Indah Raya, Desa Mariendal, Kecamatan Patumbak, FP (23) warga Jl. Brigjen Zein Hamid, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor dan Ri (29) warga Medan.

Sedangkan sejumlah barang bukti yang diamankan yakni sebilah pisau, sepedamotor, kartu ATM, KTP dan SIM milik korbannya.

Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto kepada wartawan, Kamis (12/4) menyebutkan, aksi bandit jalanan tersebut sangat meresahkan masyarakat, apalagi saat hendak ditangkap secara terpisah, ketiga pelaku melakukan perlawanan sehingga terpaksa ditembak petugas.

"Saat hendak ditangkap pada Rabu (11/4) malam mereka berusaha melarikan diri dan melawan petugas sehingga terpaksa ditembak," ujar Dadang didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha Prawira.

Dijelaskan Dadang, pada Senin (2/4) sekira pukul 05:30, ketiga pelaku melakukan aksi perampasan di Jl. Kalimantan simpang Jl. Percut. Usai melakukan aksinya, ketiga bandit jalanan ini berpindah lokasi ke Jl. Lahat.

"Di Jl. Lahat, mereka merampas sepasang suami istri yang sedang melaksanakan olahraga pagi hari. Setelah menodongkan senjata tajamnya, mereka merampas dompet korban," sebut Dadang.

Kombes Dadang Hartanto menambahkan, para pelaku nekad merampok karena desakan ekonomi apalagi ketiga pelaku tidak memiliki uang untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

"Ketiga pelaku merupakan bagian dari komplotan yang melakukan aksi serupa di Jl. Madong Lubis sedangkan pelaku perampokan di Jl. Madong Lubis sudah terlebih dahulu ditangkap," jelas Dadang.

Korban perampokan ketiga pelaku di Jl. Lahat yakni pasangan suami istri Sony Juwita dan Sumarno Tantono. Korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Medan Kota.

Editor:wen
Kategori:Sumatera Utara, Badminton, Beladiri
wwwwww