Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
Kemenpora
23 jam yang lalu
Hadiri Pelantikan PP Hikmahbudhi, Menpora Erick Ajak Pemuda Fokus Peguatan SDM dan Ekonomi
2
Direktur LBH JARAK Sebut "Genk Solo" Mainkan Issue Diversion
Umum
22 jam yang lalu
Direktur LBH JARAK Sebut Genk Solo Mainkan Issue Diversion
3
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
Metropolitan
23 jam yang lalu
PDS HB Jassin Masuk MOWCAP, Warisan Sastra Jakarta Diakui Dunia
4
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
24 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
5
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
Sepakbola
22 jam yang lalu
Timnas Indonesia Gelar Pemusatan Latihan di Bali pada FIFA Matchday November
6
KMSPJ Serahkan Piala JYA 2026 ke Atlet Catur Mahasiswi UNJ Laysa Latifah
Metropolitan
23 jam yang lalu
KMSPJ Serahkan Piala JYA 2026 ke Atlet Catur Mahasiswi UNJ Laysa Latifah
Home  /  Berita  /  Badminton

Manajemen Arema Siap Tanggung Biaya Pengobatan Aremania

Manajemen Arema Siap Tanggung Biaya Pengobatan Aremania
Selasa, 17 April 2018 18:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MALANG - Ratusan Aremania, suporter Arema FC, menjadi korban saat terjadi kericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018). Saat itu, Singo Edan sedang menjamu Persib dalam laga pekan keempat Liga 1 2018.

Beberapa suporter nekat masuk ke dalam lapangan saat pertandingan masih berjalan. Akibatnya, aparat keamanan melepaskan tembakan gas air mata untuk meredakan situasi.

Tetapi, ada beberapa suporter yang kesulitan bernapas karena terkena gas air mata. Sebagian juga menjadi korban karena terinjak-injak penonton lain yang berlari menyelamatkan diri.

Sebagian korban langsung dievakuasi ke rumah sakit oleh panitia pelaksana pertandingan. Dan sehari setelah kejadian, pemain dan pelatih Arema FC mengunjungi para korban.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, memastikan pihaknya bakal bertanggung jawab atas perawatan para korban di rumah sakit. Mereka bahkan siap membiayai korban hingga betul-betul sembuh.

Ruddy juga mengaku mendapat laporan ada Aremania yang menjadi korban kecelakaan saat hendak pulang ke rumahnya. Pihaknya berniat untuk bertakziah ke rumah almarhum.

"Kami akan berangkat ke Jombang, rumah korban kecelakaan atas nama Imam Shokhib. Almarhum mengalami kecelakaan saat perjalanan pulang dari menonton pertandingan," kata Ruddy. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Non Olympic, Jawa Timur
wwwwww