Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
11 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
13 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
9 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
21 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
5
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
14 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
6
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Metropolitan
13 jam yang lalu
DPRD DKI Dorong Ancol Tingkatkan Daya Saing Lewat Inovasi Wisata
Home  /  Berita  /  Badminton

Bom Kembali Meledak di Belakang Polsek Taman Sidoarjo, Satu Orang Tewas

Bom Kembali Meledak di Belakang Polsek Taman Sidoarjo, Satu Orang Tewas
Korban ledakan bom di Sidoarjo. (kumparan)
Minggu, 13 Mei 2018 22:33 WIB
SIDOARJO - Sebuah bom meledak di Sidoarjo, Jawa Timur. Bom meledak tepatnya di belakang Polsek Taman, Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung membenarkan informasi itu.

"Benar. Anggota sedang menuju ke lokasi," ujar Frans saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim, Minggu (13/5).

Polsek Taman berjarak 14 km dari Gereja Santa Maria Tak Bercela yang diserang bom bunuh diri. Bom meledak di tiga gereja sekaligus dalam waktu hampir bersamaan, yakni di Gereja Santa Meria Tak Bercela, GKI Wonokromo Jalan Diponegoro, dan GPPS Arjuna.

Ledakan ini diketahui berasal dari bom rakitan yang sedang dibuat di salah satu unit rusunawa Wonocolo. Rusunawa Wonocolo berada di belakang Polsek Taman, Sidoarjo. "Ledakan bersumber dari bom rakitan di salah satu kamar rusunawa," imbuh Frans.

Rusunawa itu dihuni oleh satu keluarga. Akibat ledakan itu, satu orang yang diduga kepala keluarga tewas. Sedangkan anaknya mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit.

"Korban meninggal dunia dari pihak suami, sedangkan untuk anaknya dibawa ke RS," tutur dia.

Unit rusunawa itu diduga digunakan untuk merakit bom. Polisi juga menemukan sebuah ransel yang sudah dipasang bom rakitan.

"Informasi juga didalam kamar tersebut masih ada ransel milik korban," ucap Frans.

Saat ini, polisi sedang menuju ke lokasi. Petugas dari Polsek Taman tidak berani masuk ke unit rusun dan memilih menunggu tim Gegana.

"Petugas Polsek Taman tidak berani mendekat TKP, menunggu Tim Jihandak untuk penanganan lebih lanjut," pungkas dia. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Badminton, Olympic, Beladiri, Voli, Jawa Timur
wwwwww