Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
2
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
23 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
3
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
18 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
4
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
20 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
5
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
Sepakbola
16 jam yang lalu
Demi Amankan Poin Hadapi Persija, Persita Lakukan Persiapan Matang
6
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Non Olympic
19 jam yang lalu
Nyawa Atlet Di Ujung Bantingan (Edisi I)
Home  /  Berita  /  PON

Hanyut di Sungai, Warga Juli Bireuen Belum Ditemukan

Hanyut di Sungai, Warga Juli Bireuen Belum Ditemukan
Selasa, 15 Mei 2018 13:20 WIB
Penulis: Joniful Bahri
BIREUEN - Kondektur alat berat PT. Syaukat Sejahtera, bernama Saifullah (19), warga Buket Mulai, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen yang terseret arus sungai, di aliran Krueng Peusangan, kawasan Dusun Bivak, Krueng Simpo hingga hari ini belum ditemukan, Selasa (15/5/2018).

Korban hanyut saat menyeberang sungai untuk pulang usai bekerja di kebun sawit milik PT. Syaukat Sejahtera dan dikabarkan terseret arus, Senin (14/5/2018) sore kemarin.

Danramil Juli, Kapten Inf M Nasir kepada wartawan, Selasa (15/5/2018) mengatakan, sejauh ini tim SAR Bireuen, Babinsa Koramil 05/Juli dan masyarakat sedang berupaya melakukan  pencarian sepanjang sungai, lokasi korban terseret arus sungai.Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Muhammad Nasir yang dikonfirmasi GoAceh.co mengaku, Saifullah hanyut terseret arus   saat menyeberangi anak sungai (alur) Krueng Teumb, Dusun Bivak, Krueng Simpo kemarin.

Setelah bekerja, tambah Muhammad Nasir korban hendak pulang ke rumah, korban menyeberang melalui aliran sungai. Kemarin arus sungai cukup deras, setelah hujan dan diduga korban terseret arus.

“Untuk hari ini (Selasa-Red),  tim masih melakukan pencarian dengan menurunkan 1 unit boat milik Pos SAR Bireuen serta petugas BDPD, tatapi korban belum juga ditemukan,” katanya. ***

Kategori:PON, Aceh
wwwwww