Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
9 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
11 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Sebagian Jabodetabek Berpotensi Hujan Ringan pada Sore Hari Ini
4
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
Umum
12 jam yang lalu
Gibran Tak Penuhi Syarat Wapres Usai Putusan MA, Bola Panas Kini di Tangan Prabowo
5
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
7 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
6
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Hukum
14 jam yang lalu
KPK Geledah PT Djarum Kudus, Dugaan Manipulasi Cukai Belasan Tahun Rugikan Negara Triliunan
Home  /  Berita  /  Badminton
Berita Khusus Pilgubri 2018

Prihatin dengan Pengeboman di Surabaya, Cawagub Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Nasution: Mari Merajut Kebhinnekaan

Prihatin dengan Pengeboman di Surabaya, Cawagub Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Nasution: Mari Merajut Kebhinnekaan
Cawagub Riau Brigjen TNI (Purn) Edy Nasution berfoto dengan anak muda di Kabupaten Siak.
Selasa, 15 Mei 2018 18:52 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
SIAK - Belum lama ini teror bom kembali menyelimuti Indonesia, tepatnya terjadi di Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Selain rumah ibadah, markas polisi pun ikut menjadi sasaran pengeboman. Menyikapi hal tersebut, Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Riau, Brigjen TNI (Purn) Edy Nasution sangat prihatin dengan kejadian itu.

"Insiden ini terjadi karena pemahaman yang kurang baik dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu, mari bersama-sama kembali merajut kebhinekaan dalam kehidupan kita di sini," kata Edy Nasution usai melaksanakan kampanye dialogis, Selasa (15/5/2018) di Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak.

Sebagai orang beragama Islam, Edy Nasution mengatakan, Nabi Muhammad SAW mengajarkan tidaklah sempurna iman dari salah satu kalian, sebelum kalian mencintai saudara kalian yang lain ini sebagaimana kalian mencintai diri kalian sendiri.

"Jadi, semua adalah saudara kita. Walaupun berbeda keyakinan. Mereka adalah saudara sebangsa dan setanah air. Allah SWT tidak pernah ridho untuk membunuh dirinya dan orang lain. Mari kita sama-sama menjaga kebhinekaan untuk keutuhan kehidupan berbangsa satu tanah air Indonesia," ujar Edy Nasution.

Dirinya dalam setiap kampanye dialogis dan tatap muka selalu mengajak seluruh masuyarakat Riau untuk menjaga kebhinekaan. Kebhinekaan merupakan keragaman suku, bahasa dan agama, serta ras yang menjadi satu dalam tumpuan Indonesia.

"Indonesia, terkhusus di Riau, memiliki keragaman adat istiadat. Dengan adanya keanekaragaman inilah, mari kita bersatu untuk menjaganya dan tidak mudah terprovokasi. Selidiki dahulu kebenarannya, jangan mudah terhasut oleh hal-hal yang mampu memecahbelah," ungkap Edy Nasution.

Masyarakat Kabaupaten Siak di Desa Sungai Selodang (Kecamatan Sungai Mandau), Desa Tualang (Kecamatan Tualang) dan Desa Pinang Sebatang (Kecamatan Tualang), sangat antusias mendengarkan orasi Edy Nasution.

"Mari kita sama-sama bersatu rapatkan barisan, untuk membangun Riau lebih baik," jelas Edy Nasution. ***

wwwwww