Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Kasus Hutang Rp13,9 Miliar ke La Nyalla, PSSI Minta Waktu Mediasi

Kasus Hutang Rp13,9 Miliar ke La Nyalla, PSSI Minta Waktu Mediasi
Rabu, 16 Mei 2018 21:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Setelah dua kali mangkir dari panggilan sidang, akhirnya Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2018).

Federasi sepakbola itu diwakili direktur legalnya, Togi Lingga. Kepada majelis hakim, PSSI mengajukan permohonan mediasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, PSSI yang secara resmi telah dipanggil untuk duduk sebagai pihak tergugat oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Gugatan perdata kepada PSSI itu diajukan mantan ketua umum PSSI Ir. H. La Nyalla Mahmud Mattalitti terkait hutang PSSI.

"PSSI mengajukan permohonan kepada majelis hakim untuk dapat diberi waktu mediasi dengan kami selaku penggugat," ungkap Achmad Haikal Assegaf, anggota tim kuasa hukum La Nyalla Mahmud Mattalitti dari kantor lawfirm Asshiddiqie Pangaribuan & Partners.

Dalam mediasi tersebut, PSSI akan mengajukan proposal atau resolusi penyelesaian hutang mereka kepada pihak penggugat.

"Majelis hakim mengabulkan permohonan tersebut, dan memberi waktu hingga 30 Mei 2018 mendatang," ungkap Haikal, usai sidang Rabu (16/5/2018).

Majelis hakim PN Jaksel yang dipimpin hakim ketua Lenny Wati Mulasimadhi dengan anggota Martin Ponto dan Akhmad Jaini memutuskan memberi tenggat hingga 30 Mei karena pihak tergugat berdalih membutuhkan waktu untuk berkonsultasi dengan ketua umum dan jajaran komite eksekutif PSSI.

Seperti diketahui, PSSI memiliki hutang kepada mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla dan telah dinyatakan dalam surat pengakuan hutang sebesar Rp13,9 miliar.

Namun PSSI tidak pernah menjawab surat dari La Nyalla tentang bagaimana membicarakan bersama skema pengembalian hutang tersebut.

Hingga akhirnya La Nyalla melalui kuasa hukumnya dari kantor law firm Asshiddiqie Pangaribuan & Partners memilih menempuh jalur hukum.***

wwwwww