Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
11 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
13 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
19 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
4
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
7 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
8 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Umum
13 jam yang lalu
Wapres Gibran Rakabuming Siap Buka Dokumen Pendidikan di PTUN, Tolak Gugatan Dicabut
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Martin Manurung Kecam dan Kutuk Aksi Teror Bom

Martin Manurung Kecam dan Kutuk Aksi Teror Bom
Kamis, 17 Mei 2018 09:35 WIB
MEDAN - Aksi terorisme marak terjadi dalam beberapa hari terakhir, seperti di beberapa lokasi di Surabaya, Jawa Timur. Terbaru penyerangan yang terjadi di Polda Riau, Rabu (16/5) pagi.

Terkait aksi-aksi tidak terpuji tersebut, hingga menimbulkan korban jiwa, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Martin Manurung, mengecam dan mengutuk keras aksi teror.

“Akibat aksi penyerangan itu, banyak korban yang tidak berdosa berjatuhan,” ucapnya.

Menurut Martin, aksi teror yang dilakukan kelompok-kelompok radikal itu telah merobek keamanan dan kenyamanan rakyat Indonesia. Martin menilai, tidak ada tempat bagi pelaku terorisme.

“Rakyat Indonesia harus meningkatkan kewaspadaan, koordinasi dengan pihak keamanan dan aparat pemerintah dari level terbawah di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Martin juga mengungkapkan, dengan meningkatkan kewaspadaan, ruang gerak pelaku-pelaku terorisme makin sempit. Begitu juga penyebaran paham radikalisme yang terus mereka sebarluaskan.

“Kita semua harus siap mengawal sebagai garda terdepan, menuntaskan terorisme sampai ke akar-akarnya. Tidak ada tempat bagi terorisme untuk hidup di Bumi Pancasila, Indonesia,” ungkapnya.

Martin menyatakan ikut simpati kepada institusi dan aparat kepolisian, yang sepertinya menjadi target serangan aksi-aksi terorisme akhir-akhir ini.

“Bapak bangsa Indonesia mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di atas semua golongan. The Founding Fathers Bangsa Indonesia bersama rakyat Indonesia mewujudkan kemerdekaan bukan atas dasar golongan. Indonesia berdaulat dari penjajahan atas kesadaran di atas semua golongan Bumi Pertiwi,” ucapnya.***

Editor:Wen
Sumber:Analisa
Kategori:Sumatera Utara, Olympic, PON
wwwwww