Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
24 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
2
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
23 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
3
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
24 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
4
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
Korporasi
23 jam yang lalu
Penurunan Muka Tanah Jakarta Melambat, PAM Jaya Ungkap Peran Air Perpipaan
5
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
Sepakbola
23 jam yang lalu
Kesempatan Frediric Injay Balas Kekalahan Lawan Garudayaksa
6
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
3 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Home  /  Berita  /  Badminton

Komunitas 'Lelarian Sana Sini' Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim

Komunitas Lelarian Sana Sini Gelar Bukber dan Santuni Anak Yatim
Minggu, 20 Mei 2018 21:52 WIB
Penulis: C. Karundeng
JAKARTA - Komunitas lari 'Lelarian Sana Sini' menggelar acara buka puasa bersama di pelataran Monumen Nasional (Monas), Minggu (20/5/2018).

Acara yang dibarengi dengan perayaan Hari Kebangkitan Nasional ini juga jadi wadah bagi komunitas lari ini berbagi dengan 1000 anak yatim piatu se- Jabodetabek.

Pengurus Lelarian Sana Sini (LSS), Very Junaidi mengatakan sudah 110 tahun sejak Boedi Oetomo didirikan, sebuah usia yang seharusnya sudah sangat matang tentang sebuah nasionalisme.

Kondisi sekarang dengan berbagai isu SARA dianggap mulai menggerus semangat ini. Untuk itu komunitas-komunitas olahraga seperti LSS untuk memberikan kontribusi bagi nasionalisme.

"Kondisi saat ini saling nyinyir, radikalisme, isu SARA, dan lainnya membuat kita prihatin sekaligus kuatir akan lunturnya semangat Budi Utomo, semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Keprihatinan ini mulai berwujud geliat- geliat kecil gerakan renasionalisasi yang dipelopori oleh komunitas-komunitas olahraga, salah satunya adalah Komunitas Lelarian Sana Sini, punya motto 'Makin Indonesia makin bangga," katanya di Monas.

Very Didampingi Ketua Panitia Vian, Ketua Poludara Runners Capten Junin, Wakil Ketua Kopaja, Anjil Faozibdan Ketua SANI M Fadel mengutarakan acara tersebut dalam rangka membangkitkan semangat Kebangkitan Nasional kepada anak-anak. Dan bertepatan bulan puasa bisa buka bersama dan menyantuni anak yatim.

"Ini untuk memberi suntikan semangat nasionalisme ke anak yatim," ujarnya.

Sementara, Ketua Panitia Vian menyampaikan acara ini digagas Komunitas Lelarian Sana Sini (LSS) bersama Komunitas Poludara Runners, Komunitas Terjun Payung Jakarta (KOPAJA ) dan Selebriti Anti Narkoba (SANI), yang memiliki pemikiran yang sama tentang nasionalisme, sambil mewujudkan rasa sosial di bulan suci.

"Komunitas-komunitas yang ada sekarang satu paham soal nasionalisme," tandasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Olympic, DKI Jakarta
wwwwww