Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
Umum
14 jam yang lalu
Mabes Polri Cek Kabar Penangkapan Jenderal Bintang Empat di Mako Brimob Terkait Isu Penyadapan
2
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
Umum
16 jam yang lalu
Soroti RUU Perampasan Aset di Parlemen, Jamdatun Peringatkan Potensi Penyalahgunaan Wewenang Negara
3
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
Olympic
11 jam yang lalu
Sashenka Ukir Sejarah, Pejudo Pertama dan Penyumbang Medali Pertama Indonesia
4
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
KOI
9 jam yang lalu
NOC Indonesia: Keselamatan Atlet Tidak Boleh Hanya Menjadi Komitmen di Atas Kertas
5
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
KOI
9 jam yang lalu
Okto Dorong Indonesia Jadi Tuan Rumah World Championships Skateboarding
6
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Beladiri
8 jam yang lalu
Era Baru, Kejurnas Kickboxing Indonesia 2026 Dikemas Dalam Sports Entertainment
Home  /  Berita  /  Riau

Besar Kemungkinan Ujian CPNS Kepulauan Meranti Dilaksanakan di Pekanbaru

Besar Kemungkinan Ujian CPNS Kepulauan Meranti Dilaksanakan di Pekanbaru
Ilustrasi - net
Minggu, 27 Mei 2018 15:53 WIB
Penulis: Safrizal
SELATPANJANG - Tahun ini, Kepulauan Meranti kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Namun belum dipastikan dimana lokasi ujian nantinya.

Hal itu diungkapkan Sekretaris BKD Kepulauan Meranti Bakharuddin saat berbincang-bincang dengan GoRiau.

Kata Bakharuddin, ujian penerimaan CPNS menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Untuk di Kepulauan Meranti, sarana dan prasarana itu belum memadai. Dimana, dibutuhkan (banyak) komputer sebagai syarat utama pelaksanaan CAT.

Di Kepulauan Meranti, diakui Bakharuddin, tidak ada labor komputer yang bisa menampung banyak peserta ujian. Selain itu, kemampuan teknis juga belum maksimak.

"Untuk menghandle CAT selain butuh biaya, juga kemampuan teknis," ujarnya.

Untuk itu, Kepulauan Meranti akan berkoordinasi dengan pihak BKN di Pekanbaru. Sebab, BKN sudah berpengalaman menangani masalah ujian masuk menggunakan komputer.

"Kita tak mungkin menggunakan labor sekolah. Nanti mengganggu proses belajar dan mengajar," kata Bakharuddin.

Selain lokasi ujian, juga belum ada kepastian format penerimaan CPNS. Bisa saja mengadopsi sistem yang digunakan saat penerimaan CPNS KemenkumHAM beberapa waktu lalu. Dimana, berkas (syarat) akan diupload secara online, dan bertemu calon pada saat ujian saja.

"Sedang dirancang. Sistem kerja formatnya belum tergambar di kita, bisa jadi kita pakai sistem seperti KemenkunHAM kemarin," ungkap Bakharuddin lagi.

Tahun ini, Kepulauan Meranti akan membuka formasi untuk tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan guru. Dengan persentase, 50 persen teknis, 20 persen kesehatan, dan 30 persen tenaga pendidik (guru). Penerimaan dijadwalkan selepas perhelatan Pilkada Riau, atau sekitar bulan Juli 2018. ***

Kategori:PON, Riau
wwwwww