Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
20 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
17 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
17 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
13 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
13 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
12 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Riau

Biar Para Pelaku Kapok, Polsek Pangean Bakar 6 Rakit PETI

Biar Para Pelaku Kapok, Polsek Pangean Bakar 6 Rakit PETI
Rakit PETI yang dimusnahkan Polsek Pangean, Selasa (29/5/2018).
Selasa, 29 Mei 2018 18:50 WIB
Penulis: Wirman Susandi
TELUKKUANTAN - Kepolisian Sektor Pangean kembali memberantas aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang beroperasi di perbatasan Desa Sako - Jalur Patah, tepatnya di sekitar Bendungan Pulau Luas, Selasa (29/5/2018).

Kehadiran polisi sepertinya terendus oleh para pelaku ilegal meaning. Kendati bisa melarikan diri, tapi mereka tak bisa membawa perkakas menambangnya.

"Kita temukan enam rakit PETI yang ditinggal para pekerja. Rakit-rakit tersebut langsung dirusak dengan cara dibakar," ujar Hendra Setiawan, SH selaku Kapolsek Pangean. Selain merusak, beberapa pipa paralon dan mesin robin diamankan sebagai bukti.

Tujuan pengrusakan rakit tersebut, kata Hendra, supaya para pelaku tidak menggunakannya lagi. Aktivitas PETI di Bendungan Pulau Luas tersebut sangat meresahkan masyarakat Pangean.

"Bendungan ini merupakan hulu dari Sungai Air Hitam yang mengalir di Pauh Angit. Airnya sangat keruh. Selain itu, kita juga mendapat laporan dari masyarakat sekitar yang berkolam ikan," ujar Hendra.

Penindakan aktivitas PETI ini merupakan komitmen Hendra sejak menjadi Kapolsek Pangean. Awal Februari 2018, ia melakukan sosialisasi ke masyarakat. Alhasil, tidak ada lagi aktivitas PETI di Sungai Kuantan.

"Kita ingin menciptakan suasana yang aman dan kondusif, apalagi ini bulan suci Ramadan," pungkas Hendra.***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww