Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
23 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
2
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
20 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
3
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
20 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
4
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
18 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
6
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
16 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Home  /  Berita  /  Badminton

Danny Gutrie : Kami Kesulitan Menahan Serangan Balik PSIS

Danny Gutrie : Kami Kesulitan Menahan Serangan Balik PSIS
Selasa, 29 Mei 2018 19:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution

MAGELANG - Mitra Kukar FC kembali menelan kekalahan pada laga tandangnya. Pada pekan ke-11 Liga 1 2018, Mitra Kukar kalah telak 0-4 dari tuan rumah PSIS Semarang di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Senin (28/5/2018) malam.

"Dengan permainan di babak pertama, sebenarnya kami berpeluang untuk membawa pulang satu poin. Namun di babak kedua kami kesusahan," jelas gelandang Mitra Kukar, Danny Guthrie.

Pemain asal Inggris ini menyebutkan jika pertahanan timnya terlalu terbuka sehingga kesulitan menahan gempuran serangan balik PSIS.

Memang, di laga itu, Mitra Kukar mampu menahan imbang tuan rumah tanpa gol di babak pertama. Namun di babak kedua, empat gol bersarang di gawang Mitra Kukar yang dikawal Gerri Mandagi. Gol PSIS masing-masing dipersembahkan oleh Bruno Silva, Ibrahim Conteh (2 gol) dan Harry Nur.

Pelatih Mitra Kukar, Rafael Berges Marin mengatakan, pemain sudah tampil bagus untuk meladeni permainan agresif tuan rumah. Sayangnya, konsentrasi mereka mengalami penurunan drastis yang dapat dimanfaatkan PSIS dengan baik.

"Di babak pertama kami tampil baik. Kami bisa menciptakan banyak peluang, sayang tidak bisa menjaid gol. Tapi di babak kedua, kami bermain kurang baik," ujar pelatih asak Spanyol ini.

"Konsentrasi pemain menurun, dan itu bisa dimanfaatkan PSIS. PSIS juga tampil bagus. Serangan mereka tersusun dengan sangat baik. Kekalahan ini jadi pelajaran bagi kami," imbuhnya.

Kekalahan telak ini juga membuat Mitra Kukar makin penasaran dengan rekor tandangnya. Dari enam kali bermain di kandang lawan, Naga Mekes hanya mencatat sekali imbang dan lima kali kalah. Sebuah torehan yang jauh dari kata memuaskan tentunya.

Lima kekalahan didapat dari PSIS, PSM Makassar, Bhayangkara FC, Persipura Jayapura dan Perib Bandung. Sedang satu-satunya hasil imbang di laga tandang di dapat saat dijamu Arema FC di laga perdana dengan hasil 2-2.

Kekalahan dari PSIS membuat posisi Mitra Kukar masih di peringkat ke-14. Tim asal Tenggarong ini mengumpulkan 13 poin dari 11 pertandingan.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, PON, Non Olympic, DKI Jakarta, Jawa Tengah
wwwwww