Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
24 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
2
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
22 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
3
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
DKI Jakarta
21 jam yang lalu
Ardhi Tjahjoko Optimistis Persija Bisa Tampil Maksimal Hadapi Persebaya
4
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Hukum
24 jam yang lalu
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor, KPK Dalami Aliran Dana ke Orang Kepercayaan Nusron Wahid
5
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
6 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
6
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
BMKG Prakirakan Hujan Membasahi Sejumlah Wilayah Jabodetabek Hari Ini
Home  /  Berita  /  Badminton

Tanpa Lerbi dan Titus, Lini Depan Borneo FC Timpang

Tanpa Lerbi dan Titus, Lini Depan Borneo FC Timpang
Selasa, 29 Mei 2018 20:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SAMARINDA - Kondisi Borneo FC bakal timpang di lini depan saat menjamu PSMS Medan pada lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Segiri, Samarinda, Jumat (1/6/2018).

Dua ujung tombak yakni Lerbi Eliandry dan juga Titus Bonai dipastikan tak bisa diturunkan saat bersua tim Ayam Kinantan.

Striker asal Papua itu mendapat sanksi larangan tampil sebanyak empat kali plus didenda Rp 50 juta. Tibo absen sejak laga antara Borneo FC kontra Bhayangkara FC, Minggu (27/5/2018). Sementara Lerby mendapat panggilan memperkuat Timnas U-23 menghadapi Timnas Thailand U-23.

Hilangnya dua ujung tombak andalan itu membuat Borneo FC bakal memaksimalkan kinerja striker impor, Marlon Da Silva. Penyerang asal Brasil itu tampil apik dengan mencetak satu gol saat menahan imbang Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta.

"Ada beberapa opsi yang akan disiapkan untuk mengatasi masalah di lini depan. Termasuk Marlon yang tampil bagus lawan Bhayangkara FC," kata pelatih Borneo FC, Dejan Antonic.

Tak hanya timpangnya lini depan, jadwal padat di bulan puasa juga menjadi tantangan yang harus dihadapi skuat Pesut Etam. Setelah melawan Bhayangkara FC, Borneo FC baru menjalani latihan, Selasa (29/5/2018). Artinya, pasukan Samarinda hanya memiliki waktu efektif tiga hari untuk memulihkan stamina.

Asisten pelatih Borneo FC, Ahmad Amiruddin, menyebut jika rotasi jadi pilihan realistis menhgadapi jadwal padat. Apalagi Borneo FC juga memiliki kedalaman skuat yang cukup bagus.

"Memang selama bulan Ramadhan ini jadwal pertandingan sangat padat. Rotasi jadi salah satu opsi yang paling bagus," ujar dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Kalimantan Timur, Non Olympic, PON, Badminton
wwwwww