Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
Metropolitan
12 jam yang lalu
Jelang Musim Hujan, Pemprov DKI Diminta Segera Benahi Drainase dan Pompa
2
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
Ekonomi
14 jam yang lalu
Kemenperin Catat Indeks Industri Makanan Capai Rekor Tertinggi pada Oktober 2026 Berkat Pesanan Ekspor
3
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
Sepakbola
8 jam yang lalu
Hutang Rp4,5 Miliar ke Indonesia Arena, FFI Harus Pertanggung Jawabkan APBN Rp20 Miliar
4
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
20 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
5
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
Kemenpora
9 jam yang lalu
IYS 2026, Ajang Membangun Fondasi dan Solusi Masa Depan Indonesia
6
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Non Olympic
7 jam yang lalu
IPSI Harus Berbenah: Siapa Bertanggung Jawab Atas Keselamatan Atlet?
Home  /  Berita  /  Badminton

Nah Lho... Siap-siap Gaji Dipotong Jika Pemain Persela Tidak Bugar Setelah Liburan

Nah Lho... Siap-siap Gaji Dipotong Jika Pemain Persela Tidak Bugar Setelah Liburan
Minggu, 10 Juni 2018 00:44 WIB
Penulis: Azhari Nasution
LAMONGAN - Tim pelatih Klub Persela Lamongan telah meliburkan para pemain. Mereka diberi waktu untuk libur Lebaran selama sekitar 11 hari.

Dengan begitu para pemain akan kembali berkumpul di Lamongan pada 19 Juni 2018 mendatang. Kecuali dua pemain, Loris Arnaud dan Wallace Costa. Mereka diberi dispensasi baru kembali ke Lamongan pada 25 Juni 2018.

Keringanan itu diberikan kepada dua penggawa asing karena harus pulang ke negaranya, yaitu Prancis dan Brasil. Maklum mereka sudah lama tidak pulang ke negaranya.

Pelatih Persela, Aji Santoso, mengatakan meski diberi libur relatif panjang, para pemain tetap harus menjaga kondisi. Agar para pemain tertib dalam menjaga kebugaran, tim pelatih menerapkan denda.

"Kalau nanti kembali ke Lamongan kondisinya tidak bugar, saya akan potong gajinya. Ini profesional karena tim tidak punya banyak waktu untuk melanjutkan persaingan di Liga 1," tutur Aji Santoso. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Badminton, Olympic, Non Olympic, Jawa Timur
wwwwww