Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
Lingkungan
14 jam yang lalu
FASTA DKI-Sispala Desak Penegakan Hukum Karhutla Tanpa Kompromi
2
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
Hiburan
13 jam yang lalu
Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Dailami Minta Pemerintah Tegas
3
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
Sepakbola
8 jam yang lalu
Darije Kalezic Kecewa, Rizky Eka Tetap Minta Dukungan Suporter PSM
4
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
Olympic
8 jam yang lalu
Dinov dan Michelle Pimpin Parade Tim Indonesia di Pembukaan Dakar 2026
5
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa 'Geruduk' Imigrasi Jakbar
Umum
8 jam yang lalu
Bikin Rame CFD Sudirman, Massa Geruduk Imigrasi Jakbar
6
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Hukum
8 jam yang lalu
Kerapatan Adat Nagai Silaut Perjuangkan Keadilan Status Tanah
Home  /  Berita  /  Sumatera Utara

Simpang Tol Rampah Kiri Paling Rawan Macat

Simpang Tol Rampah Kiri Paling Rawan Macat
Kasat Lantas Polres Sergai AKP Selamat meninjau pospam sekitar pintu tol Rampah Kiri
Minggu, 10 Juni 2018 17:02 WIB
Penulis: Putra
SERGAI - Dalam rangka pengamanan arus mudik lebaran Idul Fitri 1439 H, Polres Serdang Bedagai (Sergai) mulai membangun pos pengamanan (Pospam) di sepanjang Jalinsum mulai dari Kecamatan Perbaungan sampai Kecamatan Sei Bamban.

Namun Sat Lantas Polres Sergai terlihat lebih fokus pengamanan arus mudik di sekitar mulai simpang tol Rampah Kiri, Kecamatan Sei Rampah sampai Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Sergai.

Hal itu disebabkan kenderaan para arus mudik dari Medan menuju Tebing Tinggi sebagian besar akan masuk melalui jalan tol dan keluar melalui pintu tol Rampah Kiri. Sehingga akan terjadi penumpukan kenderaan disekitar persimpangan tol Rampah Kiri.

“Lokasi simpang tol Rampah Kiri merupakan paling rawan macet sampai Desa Pon,” ujar Kasat Lantas Polres Sergai AKP Selamat pada koran ini, Minggu (10/6/2018) pagi.

Menurut AKP Selamat, terjadi kemacetan disebabkan pada pemudik dari Medan masuk tol dan keluar tol Rampah Kiri. Hal itu membuat terjadi pertemuan arus mudik dari Tebing dan dari Medan sehingga terjadi penumpukan arus mudik.

“Kita siagakan kekuatan penuh personil disekitar simpang tol sampai Desa Pon. Hal itu untuk mengatasi kemacetan,” bilangnya.

Sementara itu, Syafii selaku Wasdal Tebing Tinggi Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut mengatakan, mereka diperbantukan ke Sergai dalam mengatur dan memantau arus lalulintas disekitar persimpangan jalan tol Rampah Kiri.

“Di sini paling rawan macet sampai Desa Pon, sehingga kita diperbantukan melakukan pengamanan arus mudik,” ujarnya.

Editor:Fatih
Kategori:Sumatera Utara, PON
wwwwww