Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Riau

Polda Riau Bakal Tindak Pemalak dan Pelaku Pungli yang Nekat Beraksi di Jalur Mudik, Jika Oknum Terlibat Ancaman Pecat Menunggu

Polda Riau Bakal Tindak Pemalak dan Pelaku Pungli yang Nekat Beraksi di Jalur Mudik, Jika Oknum Terlibat Ancaman Pecat Menunggu
Polisi mengatur arus lalu lintas demi kelancaran pengguna jalan (Foto: Dokumen GoRiau)
Senin, 11 Juni 2018 10:49 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau melakukan berbagai upaya untuk memberikan kenyamanan bagi pemudik yang pulang kampung saat lebaran Idul Fitri 2018. Termasuk salah satunya, membersihkan seluruh jalur lintas dari Pemalak hingga pelaku Pungli (Pungutan Liar).

Hal ini ditegaskan langsung oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Riau Kombes Rudy Syafiruddin, saat berbincang dengan GoRiau.com. Tak main-main, proses hukum akan ditempuh aparat berwajib jika menemukan indikasi adanya Pungli dan pemalakan.

"Masalah Premanisme, berupa pemalakan dan Pungli, kita siap untuk menangkap mereka," tegas Kombes Rudy Syafiruddin.

Beralasan, mengingat dibeberapa ruas jalur lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dengan daerah lain, kerap didapati adanya praktik Pungli di jalan-jalan, di mana pelaku meminta uang kepada pengguna jalan dengan berbagai cara.

Dirlantas Polda Riau melanjutkan, tindakan tegas ini juga berlaku bagi oknum berpakaian dinas yang berani-berani melakukan Pungli. "Tidak hanya preman, melainkan juga (Oknum) yang berbaju dinas, kita tindak," yakin dia.

"Sudah jelas perintah Pak Presiden dan Pak Kapolri, ancaman pecat," singkat Rudi Syafiruddin.

Pada Operasi Ketupat Muara Takus 2018, Polda Riau fokus pada beberapa poin, diantaranya menciptakan kondusifitas di jalur mudik dan pemukimanan yang ditinggal pulang kampung, mendirikan pos pengamanan dan pelayanan di jalan-jalan dan lain sebagainya. ***

Kategori:Beladiri, Riau
wwwwww