Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
8 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
3
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
4
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
8 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
8 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Home  /  Berita  /  Riau

Wako Dumai Ingatkan Masyarakat Bawa Anak Imunisasi Rubella dan Campak

Wako Dumai Ingatkan Masyarakat Bawa Anak Imunisasi Rubella dan Campak
Rabu, 01 Agustus 2018 02:43 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Mengingat Rubella sangat rentan dengan daya tahan tubuh dan menular, tindakan pencegahan perlu dilakukan. Terlebih kampanye imunisasi ini hanya sekali dalam setahun.

Walikota Dumai, Zulkifli AS kepada GoRiau.com mengatakan untuk mensukseskan imunisasi virus campak dan rubella pada anak perlu dukungan dan peran seluruh komponen masyarakat.

"Anak-anak di Kota Dumai ke depannya harus bebas dari ancaman virus tersebut. Bawa anak-anak imunisasi calpak dan rubella secara nasional yang dilakukan serentak 1 Agustus 2018,'' kata Wako, Selasa (31/7/2018.

Untuk mendorong keberhasilan program pemerintah imunisasi campak dan rubella, Wako berharap peran camat, kepala desa, lurah, RW dan RT, tokoh masyarakat, serta media melakukan sosialisasi di masyarakat.

Informasi dari Dinas Kesehatan, gejala yang timbul jika terserang penyakit ini adalah demam, bercak kemerahan, batuk, pilek, mata merah dan selanjutnya timbul ruam di sekujur tubuh.

Selanjutnya, penyakit Campak dapat mengakibatkan komplikasi berat sehingga menyebabkan radang paru, radang otak, diare berat, radang telinga, dehidrasi, hingga kekematian.

"Insiden tinggi terjadi pada anak berusia 5- 9 tahun dan tingkat penularan pada kelompok anak sangat tinggi dan imubisasi ini dilakukan selama dua bulan sejak bulang Agustus hingga September," ungkapnya.

Untuk memutus mata rantai penyebaran virus campak dan rubella pada anak-anak, penting dilakukan imunisasi ini. "Jadi tidak ada alasan untum tidak membawa balita besok imunisasi rubella dan campak," tutupnya. ***

Kategori:Voli, Riau
wwwwww