Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
19 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
16 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
16 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
12 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
12 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
21 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Home  /  Berita  /  Riau

'Digerayangi' Orang-orang Partai, KONI Riau 'Hamburkan' Ratusan Juta Perbulan untuk Pengurus, Ini Jawaban Emrizal Pakis

Digerayangi Orang-orang Partai, KONI Riau Hamburkan Ratusan Juta Perbulan untuk Pengurus, Ini Jawaban Emrizal Pakis
Rabu, 15 Agustus 2018 16:00 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PEKANBARU - Olahraga Riau ''semakin kurus'' dari sisi pembinaan karena kurangnya pendanaan. Sayangnya, dana yang minim justru ''digerayangi'' orang-orang partai yang duduk di kepengurusan KONI Provinsi Riau.

Informasi yang dihimpun GoRiau.com, dari 65 pengurus KONI Riau, hampir separo merupakan orang-orang dari berbagai partai politik meski sebagian hanya sebagai pengurus biasa di partai, bukan pengurus inti.

Untuk ''mengatasi'' orang-orang politik ini, KONI dikabarkan harus ''menghamburkan'' ratusan juta perbulan karena umumnya pengurus digaji dengan kisaran mulai Rp2,5 juta bahkan ada yang lebih besar. Artinya jika rata-rata bergaji Rp2,5 juta dan jumlah pengurus 65 orang, maka KONI harus menggelontorkan Rp162 juta perbulan atau Rp 1,95 miliar pertahun.

Menjawab banyaknya orang-orang partai di KONI Riau ini, Ketua KONI Riau, Emrizal Pakis saat dikonfirmasi GoRiau.com, Rabu (15/8/2018) mengatakan, kehadiran pengurus yang juga berasal dari partai itu, bukan karena pertimbangan partai, tapi berdasarkan profesionalisme mereka di bidang masing-masing.

''Mereka itu orang-orang ahli di bidangnya. Hanya kebetulan saja mereka pengurus partai. Tapi awalnya, pengangkatannya bukan soal politik, namun murni profesionalisme,'' jelasnya.

Seperti ada yang ahli hukum, tambahnya, KONI mengambil sebagai pengurus dengan pertimbangan keahlian personal. ''Jadi bukan karena partai,'' jelasnya.

Lagi pula, tambah Emrizal, dalam ketentuan tidak ada larangan untuk menjadi pengurus KONI asalkan tidak pejabat publik. ''Pejabat publik itu pengertiannya yang memenang kekuasaan di ranah publik. Itu pun untuk pengurus inti seperti ketua, sekretaris dan bendahara,'' jelasnya. ***

Kategori:Non Olympic, Riau
wwwwww