Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
23 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
23 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
21 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
19 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
23 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Riau

Bahaya, Jangan Bungkus Daging Kurban dengan Plastik Hitam

Bahaya, Jangan Bungkus Daging Kurban dengan Plastik Hitam
Sabtu, 18 Agustus 2018 18:02 WIB
Penulis: Ratna Sari Dewi
PEKANBARU - Dinas Pertenakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau melarang penggunaan kantong plastik berwarna hitam untuk membungkus daging hewan kurban. Pasalnya, di dalam plastik hitam itu mengandung bahan baku yang buruk bagi kesehatan, terlebih jika terkontaminasi pada daging kurban.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Askardiya Ribudana Patrianov mengatakan, bahwa pelarangan penggunaan plastik hitam ini sesuai arahan dari Badan POM RI. Disebutkan, bahwa kantong plastik berwarna terutama hitam kebanyakan merupakan produk daur ulang yang sering digunakan untuk mewadahi makanan.

Lebih bahayanya lagi, dalam proses daur ulang plastik tersebut riwayat penggunaan sebelumnya tidak diketahui, apakah bekas wadah pestisida, limbah rumah sakit, kotoran hewan atau manusia, limbah logam berat, dan lain-lain.

"Dampaknya bahaya bagi kesehatan. Jadi kami minta kepada panitia kurban dan masyarakat supaya tidak menggunakan plastik hitam," kata pria yang akrab disapa Patrianov tersebut di Pekanbaru, Sabtu (18/8/2018). 

Disamping itu, Patrianov mengingatkan supaya hewan yang akan dikurbankan harus dipilih dan disembelih sesuai dengan syariat Islam, karena hal tersebut untuk kepentingan umat Islam yang merayakan Idul Adha.

"Hewan yang akan dikurbankan harus yang betul-betul sehat. Jangan lupa juga saat menyembelih hewan kurbannya harus sesuai syariat Islam, karena nanti dagingnya akan dikonsumsi masyarakat luas," tandasnya. ***

Kategori:Voli, Riau, PON
wwwwww