Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
22 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
18 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
19 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
15 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
5
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
14 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
6
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
14 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
Home  /  Berita  /  Badminton

Gedung Craft Centre Pemkab Mentawai Segera akan Difungsikan Tahun Ini

Gedung Craft Centre Pemkab Mentawai Segera akan Difungsikan Tahun Ini
Gedung Pusat Kerajinan Pemkab Mentawai.
Sabtu, 18 Agustus 2018 12:51 WIB
MENTAWAI - Gedung pusat kerajinan atau Craft Centre milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Mentawai bakal difungsikan tahun ini. Pasalnya, bangunan yang berlokasi di halaman Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Mentawai, Km 4 Kecamatan Sipora Utara itu telah selesai dibangun.

Kepala Dinas Perindagkop Kepulauan Mentawai, Elisa Siriparang mengatakan, kepada wartawan baru-baru ini di ruang kerjanya, bahwa pihaknya hanya tinggal menunggu Bupati untuk meresmikan gedung tersebut.

“Ini kan sudah siap, jadi sekarang kita tinggal menunggu pak Bupati untuk peresmiannya. Fungsinya yaitu untuk menampung semua hasil kerajinan masyarakat Mentawai, baik dari Siberut, Sipora maupun Sikakap. Semuanya dikumpulkan di sini," ungkapnya.

Selain kerajinan, pihaknya juga akan menampung hasil usaha home industri lainnya, misalnya keripik pisak dan ubi, serta makanan olahan kue-kue yang tahan lainnya.

Menurut Elisa, hasil kerajinan masyarakat Mentawai tidak nampak karena tersebar di seluruh pelosok Mentawai, kemudian untuk mengunjungi lokasi kerajinan tersebut sulit dijangkau karena kondisi geografis Mentawai yang sulit ditempuh.

“Kita kumpulkan semuanya, karena banyak pertanyaan-pertanyaan dari pejabat kita mengenai hasil kerajinan masyarakat ini, mereka kan jauh, kalau kita ke sana tentu perlu biaya, jadi kalau di sini dia, nampak jelas hasil kerja mereka, inilah yang kita bantu gitu," lanjutnya.

Selain itu, disebutkannya, jika ada tamu Pemda yang berkunjung ke Mentawai, khususnya Tuapeijat, akan diarahkan ke Crafft Centre unutk melihat hasil-hasil kerajinan masyarakat Mentawai. "Mau mereka beli terserah, harga nanti kita kasih terjangkau saja, takutnya kalau mahal tidak ada yang mau beli," ujar Elisa.

Sementara hasil kerajinan yang dikumpulkan nanti, akan didata oleh pihak terkait, untuk dititip di Crafft Centre sekaligus dijual.(ss)

wwwwww