Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
Hukum
24 jam yang lalu
Jokowi Hadir di Sidang PN Jaktim, Bawa Ijazah Asli UGM Patahkan Tudingan Roy Suryo
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
21 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
18 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
4
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
5
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
18 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
6
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Home  /  Berita  /  Badminton
Liputan Khusus Asian Games 2018

Anthony Terganjal di Tunggal

Anthony Terganjal di Tunggal
Minggu, 19 Agustus 2018 17:02 WIB
Penulis: Azhari Nasution
PALEMBANG - Kubu tuan rumah harus rela kehilangan seorang petenis di babak pertama tunggal putra Asian Games 2018 di Jakabaring Tennis Centre Palembang, Minggu (19/8/2018).

Anthony Susanto (21 tahun) gagal membendung ketangguhan Mohammad Abid Ali Khan Akbar (Pakistan). Peringkat tunggal ke-1779 dunia ini kalah dari lawan yang bertengger di posisi ke-1848 itu, 5-7 1-6.

“Saya down ketika kehilangan game ke-11 dan tertinggal 5-6 di set awal. Setelah itu lawan makin pede dan tidak tertahankan,” tutur Anthony usai laga.

Terganjal di tunggal, peraih tiga medali emas PON 2016 itu masih menyimpan harapan di nomor ganda. Berpasangan dengan sang kakak, David Agung Susanto, Anthony bakal menghadapi duet asal Maladewa, Faaih Fazeel Abdulla/Saai Waheed Ahmed.

Dengan hasil ini, Indonesia hanya bertumpu pada M. Rifqi Fitriadi yang pada partai sebelumnya mampu menyisihkan wakil Nepal, SB Bajracharya 6-2 6-2.

“Sebetulnya Anthony memiliki peluang untuk menang, namun tidak bias memanfaatkan secara maksimal. Namun hasil ini sudah sesuai dengan perkiraan, semoga Rifqi mampu melangkah lebih jauh,” ucap pelatih tim putra Merah Putih, Febi Widhiyanto. ***

wwwwww