Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
KONI
19 jam yang lalu
Ketua Umum KONI Pusat Minta PB ABTI Satukan Indonesia Melalui Bola Tangan
2
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
Umum
22 jam yang lalu
Naskah UU Ketenagakerjaan Tak Jelas, Serikat Pekerja Peringatkan Ancaman Perselisihan Hubungan Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
Umum
22 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Terbaru, Sektor Pertanian dan Perdagangan Jadi Penyelamat Tenaga Kerja Nasional
4
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
KOI
19 jam yang lalu
NOC Indonesia Jadikan YOG Dakar 2026 Panggung Diplomasi Peluang Tuan Rumah Kualifikasi Olimpiade LA 2028
5
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
Hukum
23 jam yang lalu
‎Adi Kurnia Setiadi: Bongkar Tuntas Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
6
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
5 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Defia Sumbang Emas Pertama

Defia Sumbang Emas Pertama
Defia
Minggu, 19 Agustus 2018 18:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Atlet taekwondo putri Indonesia Defia Rosmaniar tak kuasa menahan air matanya saat dirinya disalami Presiden Joko Widodo dan CdM Indonesia, Komjen Pol. (Purn) Syafruddin setelah juri memutuskan Defia sebagai taekwondoin terbaik di nomor poomsae putri, di ajang kejuaraan Taekwondo Asian Games, Minggu (19/8) sore.

Defia menjadi penyumbang emas pertama kontingen Indonesia pada Asian Games 2018. Defia berhasil meraih medali pada nomor poomsae, di hari pertama perebutan medali dimulai, Minggu (19/9) yang berlangsung di Plenary Hall, JCC Senayan Jakarta.

Kesuksesan Defia disambut positif Presiden Joko Widodo dan Ketua Kontingen Indonesia, Komjen Pol. (Purn) Syafruddin, yang menonton perjuangan atlet andalan taekwondo putri Indonesia itu.

"Alhamdulillah, emas pertama Indonesia kita raih di hari pertama dari cabor taekwondo. Salah satunya karena berkat dukungan penuh Bapak Presiden yang hari ini menyaksikan langsung perjuangan Defia dan teman-teman di sini," kata Syafruddin.

Defia sendiri pekan lalu menyatakan tak ingin terbebani dengan target apapun, namun memilih berendah hati dengan menyatakan akan mengerahkan seluruh kemampuannya pada ajang pertamakalinya di Asian Games.

"Ini Asian Games pertama buat saya. Jadi saya terus motivasi diri untuk bisa mencapai puncak prestasi terbaik. Mohon doa dan dukungannya," kata Defia.

Sebelum masuk pelatnas Asian Games 2018, Defia Rosmaniar adalah atlet peraih medali emas untuk nomor individu poomsae putri dalam Kejuaraan Asia Taekwondo 2018 yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 24–28 Mei 2018.
Atlet yang kini tengah menjalani proses menjadi PNS di Kemenpora ini juga pernah mendapat medali perunggu kategori pair poomsae saat berpasangan dengan Muhammad Abdurrahman Wahyu dalam ajang yang sama di Ho Chi Minh. *

wwwwww