Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
24 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
2
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
24 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
3
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
22 jam yang lalu
PP FTI Prihatin dan Kecewa Triathlon Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
4
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
SEA Games
23 jam yang lalu
NOC Indonesia Cermati Sejumlah Cabor Unggulan Tak Dipertandingkan di SEA Games 2027
5
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
Sepakbola
20 jam yang lalu
Kalahkan Jeon Hyeok Jin, Ginting Melaju ke Babak 16 Besar
6
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Ekonomi
24 jam yang lalu
‎Sarana Jaya Gandeng BPKP Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan Perusahaan
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Lagi, Wushu Sumbang Dua Medali Perunggu

Lagi, Wushu Sumbang Dua Medali Perunggu
Rabu, 22 Agustus 2018 22:17 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Dua atlet wushu Indonesia, Yusuf Widiyanto dan Puja Riyaya yang bertanding di nomor sanda gagal melaju ke final cabang olahraga wushu Asian Games XVIII, Rabu (22/8/2018), di Hall B JIExpo, Kemayoran Jakarta.  Dengan hasil ini, mereka masing-masing meraih medali perunggu.

Di pertandingan semifinal, Yusuf Widiyanto yang bertarung di kelas 56 kg kalah dari pewushu China Shen Guoshun dengan skor 2-0. Sedangkan Puja Riyaya yang bertarung di kelas 70 kg harus mengakui keunggulan pewushu asal China Shi Zhanwei dengan skor 2-0.

"Saya sudah ketemu dengan Shen Guoshun waktu jadi sparing patner. Dia memang bagus dan harus saya akui itu. Ini sudah maksimal saya berhasil meraih perunggu. Sebuah pencapaian akhir yang tidak disangka-sangka," tegas Yusuf,atlet asal Jateng ini.

Hal senada juga diucapkan diucapkan pewushu Puja Riyaya. "Saya sudah tiga kali ketemu lawan saya, Shi Zhanwei. Pertama menang, kedua kalah. Dan ketiga ini saya kalah. Tadi saya sudah berusaha melawan dia. Di babak pertama saya kalah. Di babak kedua saya coba bangkit dan mengejar nilai, tapi tidak kesampaian karena keburu habis. Dia memang sulit dikalahkan," ungkap Puja.

Meski meraih dua medali perunggu namun, Ketua Umum PB Wushu Indonesia Airlangga Hartarto, tetap bangga kepada kedua anak asuhnya itu.

"Saya bangga kepada mereka, meski hanya dua medali perunggu. Ini sejarah pertama kalinya nomor sanda menyumbang medali di pentas Asian Games," ujar Airlangga.

Secara keseluruhan, kata Airlangga PB Wushu Indonesia sukses meraih satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu."Ini melebihi target kita. Apapun ini  sudah luar biasa," kata Airlangga.

Tim wushu Indonesia telah memenuhi target medali emas yang dibebankan pemerintah.  Mereka meraih satu emas, 1 perak, dan tiga perunggu.

wwwwww