Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
Hukum
18 jam yang lalu
Kasus Sadap Terungkap, Ical Syamsudin: Kontra Intelijen Prabowo Berjalan
2
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
Hukum
14 jam yang lalu
Jika Presiden Diduga Disadap Ilegal, SGY Pertanyakan Perlindungan Privasi Rakyat
3
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
Umum
15 jam yang lalu
Mantan Presiden SBY Soroti Penyadapan Prabowo Subianto, Tiga Jenderal Polisi Resmi Ditahan
4
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
Hukum
20 jam yang lalu
Ketua Umum PB KAMI Dukung Langkah Tegas Kapolri Bersihkan Institusi
5
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
Olympic
11 jam yang lalu
Asael dan Sashenka Buktikan Atlet Muda Indonesia Berpotensi Bersaing di Panggung Dunia
6
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Metropolitan
11 jam yang lalu
KJP Plus dan KJMU Mulai Cair 3 November, Total Anggaran Capai Rp164,67 Miliar
Home  /  Berita  /  Riau

Berenang di Bekas Galian C di Dumai, Siswi SMP Tenggelam

Berenang di Bekas Galian C di Dumai, Siswi SMP Tenggelam
Kamis, 23 Agustus 2018 13:48 WIB
Penulis: Friedrich Edward Lumy
DUMAI - Bekas Galian C di Jalan Sri Pulau, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau, Rabu (22/8/2018), menelan korban jiwa seorang siswi SMP bernama Meisya Andini yang berusia 12 tahun.

Bekas galian yang membentuk sebuah cekungan dan terlihat seperti kolam ternyata menjadi daya tarik Meisya Andini bersama kelima rekannya untuk mengisi liburan mereka. Tanpa adanya pengawasan atau larangan untuk berenang. Rekan Meisya lebih dulu terjun ke dalam galian tersebut.

Karena melihat rekan-rekannya, Meisya pun ikut terjun. Diduga karena tidak bisa berenang, Meisya pun tenggelam usai terjun ke dalam galian yang memiliki kedalaman sekitar 3 meter lebih itu.

Rekan Meisya sempat memberikan pertolongan, namun karena tidak kuat menahan berat tubuhnya, Meisya pun kembali temggelam. Rekan korban sempat mencari pertolongan. Tapi, upaya pertolongan warga yang melintas tidak menyelamatkan nyawa Meisya.

Kapolres Dumai, AKBP Restika P Nainggolan saat dikonfirmasi GoRiau.com membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini pihaknya sudah memasang garis polisi agar tidak memakan korban jiwa lagi.

"Nyawa korban sudah tidak dapat tertolong saat di lokasi kejadian. Korban pun sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan. Kita juga mengimbau kepada seluruh orangtua untuk mengawasi gerak-gerik anak-anaknya dan memberitahukan kepada anak untuk tidak sembarangan berenang," jelas AKBP Restika, Kamis (23/8/2018). ***

Kategori:Olympic, Riau
wwwwww