Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
17 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
17 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
10 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
4
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
18 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
5
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
19 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
6
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
18 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Home  /  Berita  /  Badminton
Asian Games 2018

Catat Sejarah, Pesenam Agus Prayoko Raih Perunggu

Catat Sejarah, Pesenam Agus Prayoko Raih Perunggu
Pesenam putra Indonesia Agus Prayoko meraih medali perunggu Asian Games XVIII/2018. (INASGOC)
Jum'at, 24 Agustus 2018 19:42 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pesenam putra Indonesia Agus Prayoko berhasil meraih medali perunggu setelah menempati peringkat ketiga pada final senam artistik kategori meja lompat di JIExpo Hall D, Kemayoran, Jakarta, Jumat (24/8/2018).

Keberhasilan Agus meraih medali tersebut membuat Indonesia berhasil meraih medali pertama dalam cabang senam artistik pada Asian Games 2018. Selain itu, Agus Prayoko mencatat sejarah menjadi pesenam pertama Indonesia yang meraih medali sepanjang keikutsertaan Indonesia pada ajang Asian Games. 

Atlet kelahiran 4 Mei 1989 itu meraih skor akhir rata-rata 14,125 dari dua kali percobaan dalam pertandingan final tersebut. Pada percobaan pertama Agus meraih skor 14,225 sedangkan percobaan kedua meraih skor 14,025.

Sementara, medali emas diraih pesenam Wai Hung Shek asal Hong Kong setelah meraih skor 14,612 disusul pesenam Korea Selatan Hansol Kim yang meraih medali perak dengan skor 14,550.

Usai pertandingan, Agus menyatakan bahwa pada dirinya sempat grogi menghadapi laga final tersebut. "Awalnya deg-degan, yang penting mikir selesai, tidak mikir lagi medali tidak mikir saya," ucap Agus.

Agus juga menyatakan bahwa keberhasilannya meraih medali sudah sesuai ekspetasi. "Kalau menurut saya sih Insya Allah sesuai sama pelatih juga. Insya Allah cukup puas," ungkap Agus.

Sebelumnya pada Sea Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia, Agus berhasil menyabet medali perak juga dalam kategori meja lompat dengan meraih skor akhir 14,350.

wwwwww