Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
2
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
9 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
3
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
15 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
4
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
5
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
7 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
6
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Hukum
9 jam yang lalu
Geledah PT Djarum dan KPPBC Kudus, KPK Bidik Aliran Dana Gelap Pita Cukai
Home  /  Berita  /  Badminton

Hidayat Nur Wahid: Rakyat Menentukan Masa Depan Indonesia

Hidayat Nur Wahid: Rakyat Menentukan Masa Depan Indonesia
Sabtu, 25 Agustus 2018 12:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Dalam tahun politik ini Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengharapkan warga bangsa memahami bahwa kedaulatan sekarang ini ada di tangan rakyat. Karena itu rakyat jangan golput.

"Pemilu adalah salah satu bab baru dalam UUD NRI tahun 1945. Dalam tahun politik ini sangat penting warga bangsa memahami bahwa kedaulatan sekarang ini ada di tangan rakyat," kata Hidayat Nur Wahid usai menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR kerjasama MPR dan Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah di SMA Muhammadiyah Cipanas, Jawa Barat, Jumat (24/8/2018).

Menurut Hidayat, rakyatlah yang menentukan Indonesia yang lebih baik di masa depan. "Rakyatlah yang akan menghadirkan Indonesia yang lebih baik melalui peran serta mereka. Karena itu jangan Golput. Jangan juga mengkafirkan Indonesia. Jangan juga menthogutkan Indonesia. Ini adalah negara Anda sendiri, negara kita semua," katanya.

Hidayat menjelaskan Indonesia adalah negara warisan perjuangan founding fathers dan founding mothers. "Kita penting menjaganya melalui peran serta kita. Peran serta itu adalah demokrasi melalui Pemilu," ujar politisi PKS ini.

Dalam sosialisasi ini Hidayat juga menyinggung pentingnya untuk memahami kedaulatan rakyat sesuai ketentuan UUD dan memahami makna dari pemilihan umum dan pemilihan presiden. "Maka harapan saya Pemilu serentak yang akan datang adalah melanjutkan warisan hasil perjuangan dari para tokoh bangsa untuk dinikmati generasi yang akan datang," paparnya.

"Melalui apa? Melalui Pemilu yang berkualitas, Pilpres yang berkualitas, supaya menghadirkan anggota dewan yang berkualitas, pemimpin nasional yang berkualitas," sambungnya.

"Dengan cara itulah kita memastikan bahwa Indonesia bisa kita wariskan kepada generasi yang akan datang" tambah Hidayat.

Bagi Hidayat, sosialisasi ini menjadi bukti bahwa warga bangsa Indonesia melalui ormas-ormas, para pemuda, kalangan terpelajar, sampai ke daerah-daerah, mereka sangat cinta Indonesia, cinta Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. "Dengan semangat ini kami yakin Indonesia akan terjaga. Tapi penting juga untuk saling berkomunikasi, memberi perhatian atau atensi, dan MPR siap mendukung," ujar Hidayat.

Tujuan sosialisasi Empat Pilar MPR adalah untuk menyegarkan kembali komitmen berbangsa dan bernegara, mencintai Indonesia, keragaman Indonesia, termasuk komitmen bahwa Indonesia sebagai negara hukum, masalah kedaulatan rakyat, hak asasi manusia, dan Pemilu.***

wwwwww